Mulai Hari Ini Jalur Ganda Kereta Api Jombang-Solo Beroperasi

Mulai Hari Ini Jalur Ganda Kereta Api Jombang-Solo Beroperasi
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri - bisnisjakarta.co.id

Ngawi – Dalam rangka mendukung kelancaran arus angkutan dan (Nataru) 2019/2020, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengoperasikan kereta api -Solo sejauh 180 km mulai hari ini, Minggu (1/12). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan jumlah KA. Selain itu, pemerintah pun akan berupaya untuk menambah jumlah kereta selama musim liburan.

“Ini secara total ada penambahan perjalanan sekitar 440-an baik antar kota maupun dalam kota,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri ketika meresmikan ganda Gedungbanteng di Stasiun Walikukun Kabupaten Ngawi, Sabtu (30/11), seperti dilansir Kompas.

Dengan berhasilnya switch over (SO) antara Stasiun Geneng–Stasiun Kedungbanteng oleh Balai Teknik Perkeretaapian kelas I Wilayah Jawa Bagian Timur sekaligus menjadi tanda mulai dioperasikannya jalur ganda KA antara Stasiun Geneng–Stasiun Kedungbanteng sepanjang 37.700 km’sp (kilometer spoor). Selain itu, selesai pula jalur ganda KA lintas selatan Jawa antara Kedungbanteng–Madiun sepanjang 57 km’sp.

Pembangunan Jalur Ganda KA Lintas Selatan sendiri adalah bagian dari proyek strategis nasional yang terbagi jadi 3 bagian, yaitu Kedungbanteng-Madiun (57 Km’sp), Madiun-Jombang (84 Km’sp), dan Jombang-Mojokerto (24 Km’sp). Kini pembangunan jalur Madiun-Jombang telah rampung Oktober 2019 lalu dan telah beroperasi, sedangkan jalur Jombang-Mojokerto kini baru dimulai tahap pembangunannya. “Jadi pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa secara parsial dapat beroperasi baik ke arah timur maupun ke arah barat,” ucapnya.

“Dengan selesainya pembangunan jalur ganda maka akan bisa mendorong perekonomian masyarakat, karena frekuensi perjalanan kereta api bisa ditambah, waktu tempuh bisa semakin cepat, dan pada akhirnya penumpang secara masal berbasis kereta api menjadi semakin baik,” ujar Zulfikri.

Beroperasinya jalur ganda tersebut memudahkan KAI untuk melakukan penambahan frekuensi perjalanan sekaligus menambah sarana perkeretaapian untuk memenuhi kebutuhan mobilitas orang dan barang. SO tersebut menghubungkan antara Stasiun Geneng, Stasiun Paron/Ngawi, Stasiun Kedunggalar, dan Stasiun Walikukun. SO dimulai dari pukul 05.07 WIB hingga jam 08.10 WIB, Sabtu (30/11) kemarin.