Masa PSBB Transisi, Jumlah Penumpang MRT Naik 18%

Suasana di MRT Jakarta - www.liputan6.com

– Setelah dilonggarkannya akses umum di Indonesia, rupanya jumlah pengguna jasa Mass Rapid Transit () kembali meningkat di Ibukota. Bahkan kabarnya jumlah yang naik moda raya terpadu MRT kini tumbuh sebesar 18% selama masa transisi pembatasan sosial berskala besar () di .

Direktur Utama Jakarta William Sabandar mengungkapkan, sejak diberlakukannya PSBB di Jakarta dari bulan Maret 2020 lalu, penumpang MRT hanya tersisa sebesar 3%. “Begitu PSBB transisi diterapkan, mulai naik dan sekarang sudah ada di kisaran 17 sampai 18 persen. Kami berharap pada bulan depan mencapai 30 persen,” ujar William, Jumat (19/6), seperti dilansir Republika.

Lebih lanjut William menjelaskan, dengan masih diterapkannya physical distancing atau jaga jarak aman dalam transportasi umum, maka MRT hanya dapat memaksimalkan peningkatan volume penumpang sebesar 60%. Walau demikian, banyaknya jumlah penumpang yang diangkut bukanlah tujuan utama dalam konsep bisnis MRT saat ini. yang maksimal atau service excellence adalah komitmen yang akan terus dipertahankan MRT, terutama dalam menjamin ketepatan waktu (on time performance) pada penumpang.

Dalam masa PSBB transisi atau new normal ini sekaligus digunakan oleh MRT Jakarta sebagai tahap pemulihan dengan protokol baru yang diterapkan sebagai bagian dari gaya hidup baru. “Kami memperkenalkan sebuah protokol BANGKIT, singkatan dari Bersih, Aman, Nyaman, Go Green, Kolaborasi, Inovasi, dan Tata Kelola yang Baik. This is the new life style yang dijual korporasi transportasi sekarang ini,” terang William.

Sejumlah aspek seperti , kenyamanan, dan ramah lingkungan (go green) menurutnya menjadi aspek yang seharusnya diutamakan oleh pihak berbasis transportasi. Dengan gaya hidup yang sehat, seperti banyaknya warga Jakarta yang saat ini lebih sering bersepeda dan berjalan kaki, MRT pun berusaha untuk mengintegrasikan moda transportasi rendah emisi secara kolaboratif dengan transportasi lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*