Peringati Hari Pahlawan, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Babat

Rail Clinic di Stasiun Babat - beritalima.com
Rail Clinic di Stasiun Babat - beritalima.com

Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional serta wujud kepedulian sosial atau Corporate Sosial Responsibility (CSR), (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya lagi-lagi mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pada Kamis (7/11) kemarin.

Acara pengobatan gratis itu dilakukan dengan memanfaatkan armada kereta atau Rail Clinic generasi ke-4 di Babat, Lamongan. “Rail Clinic yang sedang digunakan ini adalah Rail Clinic generasi 4, di mana terdapat dua gerbong layanan kesehatan dan dua gerbong lainnya difungsikan sebagai kereta penyuluhan dan kereta perpustakaan yang dinamakan Rail Library. Di dalamnya berisi bermacam-macam buku pengetahuan, dan bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang hadir pada saat itu,” ucap Manajer Humas Daop 8 Surabaya Suprapto, Kamis (7/11), seperti dilansir Beritajatim.

Untuk menyemarakkan Hari Pahlawan, para petugas kesehatan di Rail Clinic pun mengenakan baju pejuang RI tempo dulu. Ada pula kehadiran manusia robot merah putih untuk menghibur para pasien yang berasal dari kalangan anak-anak supaya merasa lebih nyaman ketika mengikuti pengobatan gratis tersebut.

Tak cukup sampai di situ, PT KAI Daop 8 Surabaya juga membagikan berbagai souvenir hingga balon secara gratis pada para pengunjung stasiun. “Kegiatan pengobatan dengan sarana Rail Clinic, kali ini dilaksanakan di Stasiun Babat – Lamongan, yang merupakan kegiatan kedua kalinya di tahun 2019. Sebelumnya, kegiatan ini telah dilaksanakan di Stasiun Tarik – Sidoarjo, pada tanggal 18 Juli 2019 lalu,” papar Suprapto.

“Pembuatan Rail Clinic ini dilatarbelakangi oleh semangat PT KAI untuk memberikan lebih kepada Indonesia khususnya di bidang kesehatan dengan memanfaatkan KA. Sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor,” sambungnya.

Fasilitas kesehatan yang diberikan dalam baksos kali ini meliputi pelayanan kesehatan primer atau tingkat pertama, yakni pemeriksaan umum, gigi, kesehatan ibu & anak, mata, laboratorium sederhana (gula darah, asam urat, dan kolesterol), dilanjutkan Pembinaan dan Sosialisasi (Binsos) terkait kesehatan, keselamatan, dan keamanan oleh petugas dari Unit Kesehatan dan Unit Pengamanan.

Ada juga pemberian kacamata gratis untuk 66 siswa/i, yang terdiri dari 25 siswa/i SDN Banaran 1, 25 siswa/i SDN Banaran II, dan 16 Siswa/i SDN Babat 08. “Selain pembagian kacamata, kami juga memberikan peralatan olah raga kepada pihak Sekolah SDN 8 Babat dan Karang Taruna Remaja Gilang KA, yang berupa 4 buah bola sepak, 4 buah bola voli, dan 1 net,” pungkasnya.