Mulai 1 Januari 2020, Harga Tiket KA Kuala Stabas Turun Jadi Rp10 Ribu

Sapto Hartoyo, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang - rri.co.id
Sapto Hartoyo, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang - rri.co.id

Lampung – Mulai tanggal 1 Januari 2020 mendatang, (KA) Kuala Stabas jurusan lokal akan diturunkan menjadi Rp10 ribu saja. Penurunan tiket KA Kuala Stabas ini sendiri sejalan dengan pengajuan PSO (Public Service Obligation/Kewajiban Publik) terhadap pemerintah setempat.

“Itu kita samakan dengan KA Way Umpu dan Seminung, setelah keduanya jalan kita pakai Kuala Stabas,” ujar Manager Humas (KAI) Divre IV Tanjungkarang, Sapto Hartoyo, Jumat (27/12), seperti dilansir Lampunggeh.

Lebih lanjut Sapto menjelaskan bahwa sebelumnya memang terdapat kenaikan tarif kereta menjadi tarif KA komersial, di mana untuk rute Tanjungkarang-Kotabumi dipatok Rp30 ribu, Tanjungkarang-Baturaja kelas bisnis dibanderol Rp90 ribu, dan Tanjungkarang-Baturaja kelas ekonomi tarifnya Rp85 ribu.

“Akhirnya kita mengajukan PSO ke pemerintah untuk mengembalikan ke tarif semula, dari pemerintah disetujui mulai tanggal 1 Januari 2020. Jadi jarak yang kurang dari 85 kilometer tarifnya Rp10 ribu, lebih dari 85 kilometer itu tarifnya Rp30 ribu,” tuturnya.

Dengan demikian, untuk rute Tanjungkarang-Kotabumi atau sebaliknya yang sebelumnya dikenaik tarif Rp30 ribu, kini turun jadi Rp10 ribu saja. Sementara itu, untuk jurusan Tanjungkarang-Baturaja atau sebaliknya yang sebelumnya bertarif Rp90 ribu akan diturunkan jadi Rp30 ribu per orang. KA Kuala Stabas melayani keberangkatan dengan frekuensi 2 kali dalam sehari. Berikut informasi lengkapnya.

Nomor Kereta ApiJadwal KA Kuala Stabas
KA S7Baturaja berangkat 06.30
Kotabumi berangkat 09.40
Tanjungkarang tiba 12.10
KA S8Tanjungkarang berangkat 06.30
Kotabumi berangkat 08.55
Baturaja tiba 12.00
KA S9Baturaja berangkat 14.00
Kotabumi berangkat 17.11
Tanjungkarang tiba 19.10
KA S8Tanjungkarang berangkat 13.30
Kotabumi berangkat 15.54
Baturaja tiba 19.00

Walaupun KA Kuala Stabas mengalami penurunan, Sapto memastikan bahwa fasilitas kereta api tersebut masih akan sama seperti sebelumnya. “Fasilitas gak ada bedanya dengan yang kemarin, gak ada perbedaan,” beber Sapto.

Sapto juga menambahkan, pihak KAI Divre IV Tanjungkarang memang sengaja mengajukan PSO ke pemerintah supaya penggunaan moda kereta api bisa ramai seperti dulu. “Harapan kami terutama masyarakat jarak lokal atau menengah lebih untuk sering naik kereta api,” tandas Sapto.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*