Kereta Api Luar Biasa Hanya Angkut 62 Penumpang di Hari Pertama Beroperasi

Joni Martinus, Manager Humas Daerah Operasi 2 Bandung - jabar.tribunnews.com
Joni Martinus, Manager Humas Daerah Operasi 2 Bandung - jabar.tribunnews.com

– Pada saat operasional pertama kali Luar Biasa (KLB), Selasa (12/5) lalu, PT Indonesia (KAI) mengungkapkan bahwa pihaknya hanya berhasil mengangkut 62 dari 6 KLB. KLB yang paling diminati adalah rute Gambir-Surabaya Pasar Turi.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan bahwa seluruh penumpang KLB adalah penumpang yang termasuk dalam yang dikecualikan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19. “Meski okupansinya tidak tinggi, pengoperasian KLB ini KAI tujukan untuk melayani yang memiliki kebutuhan mendesak dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” ungkap Joni, Rabu (13/5), seperti dilansir CNN Indonesia.

Penumpang yang telah diverifikasi oleh Tim Satgas bisa langsung membeli di loket keberangkatan penumpang. Pihak KAI menjual mulai H-7 keberangkatan dan yang sudah terjual hingga 12 Mei 2020 pukul 17.30 mencapai 89 . Ada 29 calon penumpang yang ditolak berangkat lantaran berkas yang diserahkan tak lengkap. “Pengoperasian KLB ini dikhususkan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan , dan bukan diperuntukkan untuk Lebaran 1441 H,” terang Joni.

Berikut ini rincian jumlah penumpang KLB di hari pertama pengoperasiannya:

  1. KLB KP/10476 Gambir – Surabaya Pasarturi: 27 penumpang
  2. KLB KP/10477 Surabaya Pasarturi – Gambir: 12 penumpang
  3. KLB KP/10494 Bandung – Surabaya Pasarturi: 11 penumpang
  4. KLB KP/10497 Surabaya Pasarturi – Bandung: 1 penumpang
  5. KLB KP/10502 Gambir – Surabaya Pasarturi: 8 penumpang
  6. KLB KP/10507 Surabaya Pasarturi – Gambir: 3 penumpang

“Meski okupansinya tidak tinggi, pengoperasian KLB ini KAI tujukan untuk melayani masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” sambung Joni.

Untuk dapat menumpang KLB, para penumpang harus melengkapi sejumlah berkas persyaratan dalam SE Gugus Tugas Covid-19 No 4/2020. Bagi calon penumpang yang berkas-berkasnya tidak lengkap, maka tidak akan memperoleh surat izin dari Tim Satgas Covid-19.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*