Railbus Batara Kresna Kembali Beroperasi, Harga Tiket Cuma Rp4.000

Railbus Batara Kresna - tribunnews.com

– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta kembali mengoperasikan yang melayani rute Purwosari – Stasiun Wonogiri mulai Jumat (1/1/2021) lalu. Seperti diketahui, operasional KA Batara Kresna sempat terhenti sejak Mei 2020.

Manajer Humas Daop 6 Yogya Supriyanto menjelaskan bahwa pengoperasian kembali KA Perintis Batara Kresna ini seiring dengan penugasan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian tentang Pelaksanaan KA Perintis Tahun Anggaran 2021. Selain itu, railbus Batara Kresna juga sengaja dijalankan untuk melayani masyarakat yang hendak melakukan dari Stasiun Purwosari sampai Stasiun Wonogiri pergi pulang (PP).

“Pengoperasian kembali KA Perintis ini dilakukan setelah PT KAI kembali mendapatkan penugasan dari Ditjen KA Kementerian Perhubungan untuk menyelenggarakan angkutan KA Perintis sesuai Surat Penugasan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian tentang Pelaksanaan KA Perintis Tahun Anggaran 2021,” kata Supriyanto, Jumat (1/1), seperti dilansir Solopos.

KA Perintis Batara Kresna beroperasi sebanyak 4 perjalanan dalam sehari. Adapun untuk relasi Stasiun Purwosari-Stasiun Wonogiri keberangkatan pukul 06.00 dan 10.00 WIB. Sebaliknya relasi Stasiun Wonogiri-Stasiun Purwosari jadwal keberangkatan jam 08.00 dan 12.00 WIB. Di samping itu, KA Perintis Batara Kresna akan berhenti di sejumlah stasiun, yakni di Stasiun Solokota, Stasiun Sukoharjo, Stasiun Pasarnguter untuk melayani naik turun .

“Tarif sekali perjalanan antara Stasiun Purwosari-Stasiun Wonogiri cukup terjangkau Rp4.000 per penumpang. Pembelian tiket dapat melalui KAI Access mulai H-7 sebelum keberangkatan atau langsung di loket stasiun,” jelas Supriyanto.

Ia menambahkan, railbus Batara Kresna akan beroperasi setiap hari untuk melayani rute perjalanan tersebut. Menurut Supriyanto, seluruh sarana dan prasaran yang dibutuhkan untuk pengoperasian KA Perintis Batara Kresna telah disiapkan dengan baik oleh pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta. “Railbus ini adalah salah satu sarana alternatif untuk warga, diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tutur Supriyanto.

Selain itu, pihak KAI juga konsisten mengedepankan protokol kesehatan dalam melayani pelanggan. Misalnya saja, calon penumpang harus berada dalam kondisi sehat, memakai masker selama perjalanan, menggunakan jaket atau pakaian lengan panjang, dan menjalani pengukuran suhu tubuh ketika proses boarding. “Guna menjaga jarak selama perjalanan, KAI juga hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*