PT KAI Bakal Reaktivasi Stasiun Wadu & Benahi Stasiun Cepu

Stasiun Cepu - id.wikipedia.org
Stasiun Cepu - id.wikipedia.org

Blora – PT Indonesia (KAI) rupanya menyambut positif permintaan dari Bupati Blora Djoko Nugroho untuk reaktivasi atau mengaktifkan kembali Wadu yang terletak di Desa Wadu, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Hal tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh Direktur PT KAI Daerah Operasi (Daops) 4 Semarang beberapa waktu lalu ketika melakukan pertemuan dengan Bupati Djoko Nugroho. “Wadu itu pertengahan antara Cepu dan Randublatung. Banyak masyarakat yang minta tolong kepada saya agar Stasiun Wadu bisa diaktifkan lagi. Mereka kejauhan kalau harus ke Cepu atau Randublatung dulu,” jelas Djoko, Rabu (28/8), seperti dilansir Bloranews.

Di samping itu, pihak Pemkab Blora pun meminta supaya terdapat tambahan kelas dari Stasiun Cepu menuju Jakarta. Sebab ada banyak tamu dari Jakarta yang hendak ke Blora namun kesulitan mencari jadwal api.

Terlebih karena selama ini banyak jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Cepu yang dianggap kurang ideal untuk kebutuhan masyarakat Blora, yakni terlalu malam dan juga terlalu pagi. Oleh sebab itu, calon umumnya kesulitan untuk menyesuaikan jadwal kereta api. “Kalau bisa jamnya diubah sehingga akan lebih mudah ketika kita ingin ke Jakarta, begitu pula akan semakin banyak yang dolan ke Blora,” imbuh Djoko.

Sementara itu, Direktur PT KAI Daerah Operasi Daop 4 Semarang, Muhammad Nurul Huda pun memastikan akan mengkaji permintaan Bupati Blora. Sayangnya ia masih belum bisa memastikan kapan hal tersebut bisa direalisasikan. “Usulannya akan kita tindaklanjuti agar dikaji oleh tim operasional yang mengatur jam pemberangkatan kereta. Semoga nanti bisa segera ditetapkan,” bebernya.

Pemkab Blora bersama KAI juga berencana untuk membenahi Stasiun Cepu supaya mempunyai standar yang bagus dengan perluasan dan penataan lahan parkir inap stasiun. “Pengembangan stasiun direncanakan mulai 2020, namun jika Pemkab bisa mendukung perizinannya maka bisa kami percepat mulai akhir 2019. Dengan adanya pengembangan stasiun, diharapkan penumpang semakin merasa nyaman bepergian menggunakan kereta api,” jelas Nurul Huda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*