PT KAI Mulai Berlakukan Garis Pembatas di Sejumlah Stasiun untuk Cegah Corona

Eva Chairunisa, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta - www.genpi.co
Eva Chairunisa, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta - www.genpi.co

Jakarta – PT Indonesia (KAI) saat ini juga menerapkan kebijakan social distancing atau jarak sosial lewat pemasangan garis pembatas di berbagai area di untuk mencegah penularan di moda transportasi umum.

“Khusus di Daop (daerah operasional) 1 Jakarta, penerapan social distancing dilakukan di stasiun api (KA) jarak jauh,” ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Jakarta, Kamis (19/3), seperti dilansir Medcom.

Lebih lanjut Eva menjelaskan, garis pembatas tersebut diberlakukan di keberangkatan kereta api jarak jauh, seperti di Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan Jakarta Kota. “Ketiga stasiun tersebut telah dibuat pengaturan garis batas jarak aman antrean seperti pada saat antrean cetak tiket, loket pembatalan tiket atau pembelian tiket go show, dan cek boarding pass,” jelas Eva.

Adapun jarak antrean antara calon yang satu dengan lainnya adalah 1 meter. Di samping itu, lift pun sudah dibatasi hanya untuk 4 orang, seperti halnya di Stasiun Gambir. “Dengan batas jarak aman berdiri antar pengguna. Bahkan, fasilitas tempat duduk di area tunggu stasiun juga diberikan jarak aman,” papar Eva.

Eva menegaskan bahwa tidak ada pembatasan atau pembatalan jadwal operasional kereta api meskipun saat ini virus sedang mewabah. “Tapi kami mengaplikasikan social distancing dalam . Segala upaya pencegahan virus korona di lingkungan KAI akan terus kami lakukan,” ucap Eva.

Pihak KAI pun telah melakukan berbagai upaya pencegahan seperti disediakannya cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di area stasiun dan rangkaian KA. Petugas pun gencar melakukan sosialisasi 6 langkah mencuci tangan yang benar dan pengecekan suhu tubuh.

“Jika pada saat pengecekan suhu badan ditemukan panas suhu badan calon penumpang mencapai 38 derajat celcius ke atas, dan atas rekomendasi petugas kesehatan, maka calon penumpang dilarang untuk melakukan KA. Dan, KAI akan mengembalikan penuh bea pemesanan tiket,” jelas Eva.

KAI berusaha untuk senantiasa menjaga kebersihan sarana kereta dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan di interior dan eksterior. KAI Daop 1 Jakarta mengimbau calon penumpang untuk memastikan kondisi kesehatan apabila akan melakukan perjalanan dengan kereta api. “Memperhatikan setiap tanda garis pembatas pada area pelayanan yang telah ditetapkan di area stasiun,” tandas Eva.