Kereta Api Transet Asal Korea Selatan akan Beroperasi Akhir September

– Akhir September 2013 PT Railink yang menjadi anak buah akan mengoperasikan dua rangkaian transet baru. transet ini merupakan armada khusus untuk menujua Kualanamu Internasional Airport (KNIA).

Dua kereta api transet yang akan dioperasikan merupakan kereta api rakitan Woojin Industrial System Co. Ltd, Korea Selatan.

Kereta api transet ini telah datang di Medan sejak 30 Agustus lalu, tapi belum dapat langsung dioperasikan. Kereta api transet tersebut tidak dapat langsung dioperasikan karena adanya kendala ijin kelayakan operasional dari Dirjen Perkeretaapian.

Menurut PT Railink, rencananya kereta ini akan dioperasikan pada akhir September.

“Kereta api baru ini satu trainset bisa mengangkut 172 . Waktu tempuh masih sama, 35 sampai 37 menit,” jelas MN Fadhila, Direktur Utama PT Railink.

Selain dua kereta transet ini pada pertengahan buan Oktober nanti akan datang dua kereta lagi.

Jadi nantinya akan ada empat kereta mewah yang didatangkan dari Korea Selatan.

“Jadi nanti kalau sudah datang semua, kita akan punya empat set kereta api mewah untuk melayani penumpang yang akan ke Bandara Kualanamu,” tambahnya.

PT Railink mengeluarkan dana hingga Rp 160 miliiar untuk mendatangkan empat kereta mewah asal Korea Selatan ini.

Saat ini kereta api yang beroperasi di Medan menuju Bandara Kualanamu beroperasi sehari sepuluh kali pulang pergi. Nantinya saat empat kereta ini telah diperasikan maka jumlah keberangkatan pulang perginya akan bertambah.

Sayangnya PT Railink belum memperjelas berapa kai rute penambahannya.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.