Ada Tol Japek, Jumlah Penumpang Kereta Api Saat Libur Nataru Turun

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan - Official NET News
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan - Official NET News

Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa sampai hari kedua masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, mengalami penurunan sebesar 6-8% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 lalu.

Menhub Budi berpendapat bahwa salah satu faktor penurunan ini karena telah beroperasinya jalan tol layang Jakarta-Cikampek II. “Penurunan itu untuk penumpang jarak pendek, yaitu ke Cirebon dan Pekalongan. Kalau kereta jarak jauh seperti Jakarta-Solo, Jakarta-Jogja, tetap padat,” ujar Budi, Senin (23/12), seperti dilansir Kompas.

Budi menambahkan, banyak beralih dari kereta api ke moda darat karena ingin mencoba ruas tol sepanjang 36,4 km tersebut. “Ada data yang sedikit geser. Jumlah penumpang agak menurun secara year on year. Tapi, untuk keseluruhan kita belum tahu (akan meningkat atau menurun),” imbuh Budi.

Pernyataan dari Budi Karya tersebut diperkuat oleh hasil riset dari Badan Litbang Perhubungan. Dari survei yang dilakukan terhadap 2.500 responden, sekitar 48% responden akan melakukan libur Natal dan Tahun Baru menggunakan mobil. “Masyarakat yang tadinya naik KA, sekarang mencoba lewat tol. Misalnya tujuan ke Solo, ingin mampir-mampir dulu ke Cirebon, Semarang, dan sebagainya,” beber Budi.

Akan tetapi, Budi memperkirakan bahwa tren penurunan ini tidak akan berlangsung lama. Budi yakin jika frekuensi penumpang kereta api akan kembali naik di hari ketiga mudik hingga arus balik nanti. Pasalnya, sampai saat ini kereta api masih jadi moda transportasi favorit masyarakat Indonesia. Terlebih karena pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) gencar melakukan pembaruan di seluruh gerbong KA jarak jauh supaya meningkatkan kenyamanan para penumpang.

“Saya kaget kereta kelas ekonomi satu deret lima (kursi) sekarang lebih lega empat. Semakin hari pelayanannya membaik. Kami juga minta KAI tingkatkan hal besar, konseptual, tapi yang detail,” kata Budi.

Dalam kesempatan tersebut Budi pun juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan para penumpang yang ada dalam kereta. “Tadi penumpang yang saya tanya merasa senang karena harga KA murah dan pembayaran mudah. Saya juga melihat sekarang kereta ekonomi tempat duduknya lebih lega,” sambung Budi.

“Saya apresiasi tadi tepat pukul 16.00 WIB, KA sudah berangkat. Selain , kami juga concern terkait dengan keamanan seperti adanya perlintasan sebidang dan rawan longsor,” tandas Menhub Budi Karya.