Rampung 2022, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tambah Stasiun di Padalarang

Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat - today.line.me
Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat - today.line.me

JAKARTA – Jakarta-Bandung PP direncanakan bakal rampung pada tahun 2022 mendatang. Sebelumnya menggunakan empat , yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan Stasiun Tegalluar, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah satu stasiun lagi, yakni Stasiun Padalarang, sebagai hub moda tersebut.

“Penambahan Stasiun Padalarang dilakukan untuk memberikan pilihan kenyamanan terintegrasi yang lebih baik untuk . Diharapkan nantinya penambahan titik ini dapat membantu pengembangan daerah sekitar,” papar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, dilansir dari CNBC Indonesia. “Saya ingin dipastikan seluruh di Stasiun Padalarang ini akan selesai pada bulan Juli, nanti akan saya tinjau kembali pembangunannya.”

Senin (12/4) kemarin, Luhut didampingi oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri II Badan Usaha Milik Negara, Kartika Wirjoatmodjo, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, serta Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok, Xiao Qian, melakukan kunjungan ke beberapa lokasi pembangunan kereta cepat. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui kondisi pembangunan stasiun seiring dengan adanya rencana penambahan titik stasiun di Padalarang.

Pembangunan konstruksi di Stasiun Tegalluar terus dilakukan untuk mengejar target penyelesaian di tahun 2022. Luhut beserta rombongan juga melihat track laying facility, yaitu penunjang pemasangan . Pada fasilitas ini, rel yang tiba dari Depo Tegalluar kemudian diluruskan untuk selanjutnya dilakukan tes uji, setelahnya disambung dari masing-masing 50 meter menjadi 500 meter dengan sistem las.

Sementara itu, Ridwan Kamil memaparkan bahwa pembangunan kelar pada tahun depan, rencananya proyek kereta cepat akan diperpanjang hingga ke Bandara Kertajati. Dilansir dari akun Instagram resminya, Ridwal menuliskan bahwa progres pembangunan sudah mencapai 70 persen. “Semoga selesai sesuai jadwal dan bisa terus lanjut kereta cepat ini di tahap 2 ke Bandara Kertajati,” ungkap pria yang biasa disapa Kang Emil tersebut.

Sekadar informasi, kereta cepat Jakarta-Bandung adalah proyek kereta cepat pertama di Indonesia yang telah diinisiasi sejak tahun 2015. Standar kecepatan kereta cepat ini akan mencapai 350 km per jam. Kereta tersebut diharapkan memangkas waktu dua kota hanya menjadi 40 menit dengan lintasan sepanjang 142,3 km, jauh lebih cepat dibandingkan dengan waktu tempuh reguler.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*