Kawisata Gelar Tur Virtual ke Bengkel Kereta Balai Yasa Yogyakarta

Totok Suryono, Direktur Utama PT KA Pariwisata - wartakota.tribunnews.com
Totok Suryono, Direktur Utama PT KA Pariwisata - wartakota.tribunnews.com

Yogyakarta – PT KA Pariwisata (Kawisata) kembali menggelar tur virtual bertajuk Explore to Balai Yasa Indonesian Railways Locomotive Workshop. Tur virtual tersebut dijadwalkan pada 4 September 2020 dan telah dibuka dari tanggal 29 Agustus 2020.

Acara tur virtual ini sendiri merupakan wujud Kawisata untuk mengajak masyarakat melihat isi salah satu balai yasa atau bengkel pusat yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut tentunya sangat menarik, terutama untuk para railfans atau pecinta . Tur virtual sekaligus menjadi terobosan Kawisata menarik para di tengah kondisi pandemi (Covid-19).

“Kawisata menghadirkan tour virtual, di mana kegiatan ini merupakan inovasi Kawisata untuk mengajak masyarakat, para Railfans atau Pencinta api melihat suasana salah satu Balai Yasa atau bengkel pusat api yang berada di Yogyakarta,” kata Direktur Utama Kawisata Totok Suryono, Kamis (3/9), seperti dilansir Tagar.

Lebih lanjut Totok menuturkan bahwa tur virtual Explore to Balai Yasa Indonesian Railways Locomotive Workshop sangat istimewa dan berbeda dari tur virtual yang telah diselenggarakan sebelum-sebelumnya. Seperti diketahui, Kawisata sebelumnya sudah mengadakan virtual tour yang mengunggulkan sejumlah destinasi wisata menarik seperti Virtual Tour de Lawang Sewu, Virtual Tour Goes to Palembang, Virtual Tours The Legend Jogja, hingga Virtual Tours Journey Kereta Wisata.

Hal yang menjadikan tur virtual Explore to Balai Yasa Indonesian Railways Locomotive Workshop terasa spesial adalah karena para pengunjung diajak untuk mengunjungi balai yasa terbesar Indonesia yang sebelumnya bernama Centraal Werkplaats atau Balai Yasa Pengok. “Masyarakat bisa melihat dan menikmati proses perawatan dan perbaikan lokomotif yang ada di Balai Yasa Yogyakarta,” ujar Totok.

Humas Kawisata M. Ilud Siregar menambahkan, Balai Yasa Yogyakarta mulai dibangun tahun 1914 oleh NIS (Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschapij) dan menjadi bengkel besar untuk perawatan serta pemeliharaan lokomotif, kereta, dan gerbong milik NIS.

Oleh sebab itu, Ilud mengajak masyarakat dan railfans yang tertarik dengan Balai Yasa Yogyakarta untuk segera membeli tiket seharga Rp25 ribu per orang. “Kami mengajak para masyarakat dan para Railfans atau pencinta kereta api yang ingin mengetahui dan mengeksplor lebih jauh Balai Yasa Yogyakarta untuk segera membeli tiketnya jangan sampai ketinggalan di acara ini,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*