Okupansi LRT Palembang Meningkat Selama Libur Nataru

Suasana penumpang di LRT Palembang - tribunnews.com

pengguna light rail transit () atau ringan di Palembang, Sumatera Selatan terpantau mengalami peningkatan selama 2021 dan 2022. Kenaikan jumlah itu terlihat selama 10 hari terakhir, di mana rata-rata per hari terjadi penambahan penumpang sebanyak 1.000 hingga 3.000 orang.

“Trennya terus meningkat dimulai sejak Agustus naik sampai sekarang di periode libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Kepala Balai Pengelola Api Ringan Sumsel Prih Galih di Palembang, Senin (27/12), seperti dilansir Antara.

Mulai periode Agustus 2021 menjelang akhir tahun ini, penumpang LRT Palembang mengalami peningkatan hingga 150 persen. Sepanjang tahun 2021 ini sampai dengan tanggal 26 Desember, jumlah penumpang LRT Palembang tembus 1.562.588 orang atau naik 150% dari tahun 2020 lalu yang hanya berjumlah 1.053.637 orang. Menurut pihak Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, lonjakan pengguna ini terjadi karena dampak kasus Covid-19 di Palembang yang semakin menurun.

Prih mengungkapkan, dalam 10 hari terakhir yang dimulai sejak Jumat (17/12), jumlah penumpang LRT Palembang mencapai 5.233 orang. Lalu, pada Sabtu (18/12), penumpang lagi-lagi meningkat jadi 7.051 orang. Lonjakan itu terus berlangsung sampai Minggu (26/12), di mana terdapat 9.294 penumpang. Dengan demikian, selama 10 hari berturut-turut terdapat sekitar 69.032 penumpang yang menggunakan moda transportasi LRT Palembang yang beroperasi sejak pukul 06.00 WIB sampai jam 20.25 WIB.

“Paling banyak dimanfaatkan masyarakat untuk segala aktivitasnya pasar akhir pekan dibandingkan hari biasa. Tentu dengan pengetatan kepatuhan protokol kepada setiap penumpang,” paparnya. Ke depannya, BPKAR berencana untuk berkoordinasi dengan pemerintah dan tim gugus tugas penanggulangan COVID-19 setempat untuk mengajukan izin penambahan jam operasional LRT Palembang.

“Jam operasional mal sudah sampai pukul sembilan. Maka kami akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk bisa membuka operasional lebih dari itu ( sebelumnya) sehingga bisa melayani masyarakat yang keluar dari mal,” ungkapnya.

Lonjakan pengguna LRT Palembang ini katanya juga didukung oleh masyarakat yang mulai sadar terhadap penerapan protokol kesehatan dan capaian vaksinasi masyarakat yang sudah mencapai 72 persen. “Jelang penghujung tahun, penumpang kereta cepat mulai naik kondisi ini tidak hanya terjadi pada akhir pekan saja namun juga pada hari biasa,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*