KRL Bakal Hubungkan Bandara Kulonprogo dengan Bandara Adi Sumarmo

YOGYAKARTA – Baru Kulonprogo di Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport) nantinya bakal terhubung dengan Adi Sumarmo di Solo melalui , tepatnya kereta rel listrik (). KRL tersebut akan menghubungkan titik-titik dan keramaian dan akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Jadi, nanti akan ada sambungan dari Bandara Adi Sumarmo Solo melewati Bandara Adi Sutjipto, lalu ke bandara baru di Kulonprogo hingga ke Kutoarjo,” jelas Manajer Humas (KAI) DAOP 6 Yogyakarta, Eko Budianto. “Jalur KRL ini nantinya akan menghubungkan titik-titik transportasi dan keramaian.”

Meski demikian, ditambahkan Eko, dirinya belum bisa menjelaskan secara detail perihal proyek KRL tersebut, termasuk kapan mulai dibangun dan berapa anggaran yang dibutuhkan. Pasalnya, waktu dan anggaran proyek ini berada sepenuhnya di tangan Kementerian Perhubungan sehingga belum bisa dipublikasikan.

“Saya belum bisa berbicara panjang lebar karena belum tahu banyak (tentang proyek ini) dan (proyek) tersebut sepenuhnya ada di tangan Kementerian Perhubungan,” sambung Eko. “Namun, sambungan itu jelas ada dan proyek akan jalan.”

Sementara itu, mengenai pembangunan Bandara Kulonprogo sendiri, telah memutuskan bakal menggandeng pihak asing lantaran investasi yang cukup besar, yaitu mencapai Rp10 triliun. Namun, siapa pihak asing yang bakal dijadikan mitra, hal itu diserahkan sepenuhnya kepada PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara baru tersebut.

Bandara Kulonprogo rencananya akan dijadikan penerbangan internasional dan mendukung peningkatan pariwisata di Jawa Tengah, seperti Candi Borobudur dan kawasan wisata lainnya. Di samping itu, bandara ini juga menjadi alternatif karena kapasitas Bandara Adi Sutjipto dinilai sudah tidak mampu lagi menampung yang semakin membeludak.