Libur Natal Makin Dekat, Jumlah Penumpang Kereta di Stasiun Kepanjen Naik 15%

Libur Natal Makin Dekat, Jumlah Penumpang Kereta di Stasiun Kepanjen Naik 15%

– Menjelang perayaan dan Tahun, jumlah di Stasiun Kepanjen, Malang dilaporkan mengalami kenaikan hingga 15%. Saat hari-hari biasa, jumlah penumpang KA dari Stasiun Kepanjen sekitar 250 orang per hari. Akan tetapi memasuki musim liburan seperti saat ini jumlah melonjak jadi 300-325 orang per hari.

Menurut Kepala Stasiun KA Kepanjen Malang, Teguh Raharjo, mayoritas penumpang yang berangkat dari Stasiun Kepanjen ingin melakukan perjalanan ke berbagai kota yang ada di luar Jawa Timur, contohnya Yogyakarta dan Jakarta. “Umumnya, yang bepergian ke Yogyakarta kebanyakan berekreasi, sedang ke Jakarta atau kota lain untuk pulang ke rumah tempat tinggalnya,” ungkap Teguh Raharjo, Rabu (13/12), seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Teguh menuturkan jika kenaikan jumlah penumpang api dari Stasiun Kepanjen ini diprediksi meningkat dan puncaknya terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru kelak. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, menyiapkan kereta api tambahan yang dioperasikan pada tanggal 16 dan 22 Desember 2017.

“Karena adanya kenaikan jumlah penumpang itu, PT. KAI menambah dua kereta jurusan Malang- Jakarta yakni KA Matarmaja dan Gajayana. Untuk KA jarak jauh Matarmaja mulai dioperasikan Sabtu, 16 Desember dengan Rp 250 ribu. Sementara untuk KA Gajayana jurusan Malang – Jakarta dioperasikan pada 22 Desember mendatang,” ujar Teguh.

Setiap kereta api tambahan terdiri dari 8 yang mampu mengangkut penumpang sebanyak 600 orang. Di samping itu, untuk memudahkan proses pemesanan tiket dan mencegah antrean di loket stasiun, Teguh mengimbau masyarakat untuk membeli tiket KA di outlet resmi penjualan tiket yang berada di luar stasiun atau bisa juga menggunakan aplikasi pemesanan tiket resmi KAI secara .

“Selain penambahan KA, kita juga telah melakukan beberapa persiapan karena ramainya pengguna jasa KA yang diantaranya pengecekan sarana dan prasarana seperti fasilitas umum yang rusak untuk segera diperbaiki. Begitu juga dengan pengecekan jalur KA. Sedang untuk keamanan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk melakukan penjagaan lebih ketat lagi, menghindari tindak kejahatan yang tidak diinginkan,” tandasnya.