Liburan Masih Lama, Masyarakat Sudah Banyak yang Berburu Tiket Kereta untuk Natal & Tahun Baru

Ilustrasi : Para penumpang sibuk berburu tiket - bisnis.tempo.co

Prabumulih – Musim dan 2019 sebenarnya masih 2 bulan lagi. Akan tetapi ternyata sudah banyak masyarakat yang mulai berburu dari sekarang untuk keberangkatan bulan Desember 2018 dan Januari 2019.

“Sekarang ini memang untuk libur natal dan tahun baru sudah mulai diburu warga, cukup banyak yang memesan,” ungkap Kepala PT Indonesia (KAI) Cabang Kota Prabumulih, M Zul Faroki, Senin (22/10), seperti dilansir Tribunnews.

Tiket kereta api untuk Natal dan Tahun Baru memang sudah banyak yang memesan lantaran pihak PT KAI telah membuka penjualan tiket sejak 90 hari atau 3 bulan sebelum keberangkatan. “Sekarang ini memesan tiket juga tidak harus ke stasiun karena sudah bisa melalui online, mini market dan cara pemesanan lain. Hari-hari biasa saja tiket banyak penuh, apalagi jelang Natal dan Tahun Baru,” bebernya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Okky ini mengungkapkan jika jumlah kereta di Sumatera memang tak sebanyak di Jawa. Oleh sebab itu masyarakat diberi waktu panjang untuk memperoleh tiket. Terkait antisipasi apabila terjadi lonjakan saat momen Natal dan Tahun Baru, pihaknya mengaku masih belum berencana melakukan penambahan kereta api. “Paling jika ada peningkatan nanti kita akan tambah gerbong, tapi tentu saja akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Divre III,” papar Okky.

Saat ditemui secara terpisah, Manager Humas PT KAI Divre III Sumsel, Aida Suryanti memaparkan jika tiket kereta untuk musim libur Natal dan Tahun Baru memang sebagian telah terjual. “Total secara keseluruhan tiket per hari untuk semua jurusan dan semua kelas adalah 3.940 tiket,” ucap Aida.

Senada dengan Okky, Aida mengatakan jika sejauh ini PT KAI Divre III masih belum berencana melakukan penambahan gerbong untuk mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan penumpang pada masa libur Natal dan Tahun Baru. “Penambahan belum ada, kita masih memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada dulu. Jika memang nantinya diperlukan tentu akan kita lakukan penambahan,” jelas Aida.