KAI Pamer Lokomotif dengan Livery Vintage di KA Kahuripan

Lokomotif dengan Livery Vintage - @Ahmad Syarif Hidayatullah
Lokomotif dengan Livery Vintage - @Ahmad Syarif Hidayatullah

(KAI) belum lama ini membuat heboh para penggemar api alias karena memakai livery lama era Jawatan (PJKA). yang dimaksud adalah CC 201 dengan nomor registrasi CC 2018331 (dahulu CC 201 69).

Lokomotif itu tampak memakai pola warna krem dan hijau yang digunakan selama tahun 1955 sampai awal 1990-an. Keberadaan lokomotif CC 2018331 dengan livery lama diketahui pertama kali pada Selasa (23/2). Kala itu, lokomotif CC 2018331 keluar dari Balai Yasa Pengok, Yogyakarta untuk uji coba pasca perawatan rutin.

Lokomotif CC 2018331 dirangkaikan dengan KA Kahuripan dan melakukan uji jalan dari Lempuyangan Yogyakarta ke Stasiun Purwosari Solo pergi pulang (PP). Menurut Vice President Public Relations KAI Joni Martinus, saat ini hanya ada 1 lokomotif CC 201 yang memakai livery “jadul”. “Betul, saat ini hanya ada satu lokomotif yang menggunakan livery vintage tersebut. Untuk gerbong atau keretanya belum. Sudah dilakukan uji coba di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” ujar Joni, Rabu (24/2), seperti dilansir Bisnis.

Sayangnya, Joni tidak memaparkan lebih lanjut terkait rencana berikutnya dari pihak KAI terkait keberadaan lokomotif itu. “Lokomotif tersebut saat ini kembali masuk ke Balai Yasa Yogyakarta karena masih dalam masa perawatan,” jelas Joni.

Sebagai , lokomotif CC 201 merupakan lokomotif diesel elektrik milik KAI yang diproduksi oleh General Electric Transportation dengan jenis model U18C. Lokomotif CC 201 memiliki konstruksi yang ramping dengan berat 84 ton dan daya mesin mencapai 1950 hp. Lokomotif tersebut mempunyai susunan gandar Co’Co’, yang berarti lokomotif memiliki 2 bogie masing-masing sebanyak 3 gandar dengan total 6 motor traksi, sehingga lokomotif ini dapat dioperasikan pada lintas datar maupun pegunungan. Lokomotif yang dipesan oleh KAI sepanjang 1976-1992 ini sama seperti lokomotif GE lainnya, mampu berlari sampai kecepatan 120 km/jam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*