LRT Jabodebek Bakal Terapkan Sistem Pembayaran Cashless

LRT Jabodebek - pikiran-rakyat.com

Jakarta – PT Api Indonesia (Persero) selaku operator Jabodebek memastikan bahwa moda tersebut akan menerapkan sistem pembayaran cashless untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai. Jika ingin naik LRT Jabodebek, calon bisa menggunakan Kartu Uang Transportasi, Kartu Uang Elektronik Perbankan, atau berbagai jenis dompet digital untuk pembayaran.

“KAI akan melakukan integrasi ticketing system secara menyeluruh di mana semua kartu uang elektronik transportasi, kartu uang elektronik perbankan, dan dompet digital yang ada akan dapat digunakan untuk naik LRT Jabodebek,” ujar VP Public Relations atau KAI (Persero) Joni Martinus, Sabtu (4/6), seperti dilansir dari Kompas.

Saat ini, Kartu Uang Elektronik Transportasi yang akan diterapkan adalah (KMT) milik KAI Commuter. KMT bisa digunakan untuk naik angkutan kereta pada berbagai KAI Group, seperti Jabodetabek, KRL Yogyakarta-Solo, dan KA Bandara Soekarno-Hatta. Sejak akhir 2021, KMT juga dapat dipakai untuk naik angkutan umum lain, seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Bus Transjakarta.

Apabila pelanggan menggunakan kartu uang elektronik, maka alur pembayaran LRT Jabodebek yaitu pelanggan melakukan Tap In dulu di keberangkatan untuk cek validasi kartu dan cek saldo, dan tulis area data perjalanan (waktu, gate id, stasiun id). Setelah sampai di stasiun tujuan, pelanggan melakukan Tap Out dan saldo kartu uang elektronik otomatis terpotong.

Sedangkan bila pelanggan memakai dompet digital, pelanggan perlu Tap In untuk cek validasi QR pembayaran, cek saldo, potong saldo untuk tarif terjauh, dan tulis area data perjalanan (waktu, gate id, stasiun id). Saat tiba di stasiun tujuan, pelanggan Tap Out untuk membaca QR dan saldo akan dikembalikan bila terdapat selisih.

“Keunggulan uang elektronik atau dompet digital sebagai alat pembayaran yaitu lebih praktis, aman, dan dapat digunakan untuk berbagai fungsi. Sehingga nantinya pelanggan LRT Jabodebek memiliki banyak pilihan untuk melakukan pembayaran ,” terang Joni.

LRT Jabodebek sendiri akan beroperasi di 18 stasiun, antara lain Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jatimulya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*