Maharaja Express, Kereta Api Termewah di Dunia

Interior gerbong Maharajas Express

paling didunia berada di . Kereta api ini bernama Maharaja Express. Maharaja Express ini memberi yang tidak biasa seperti kereta pada umumnya. Maharaja Express ini memberi seperti pengatur suhu ruang elektronik, satu set TV LCD dan DVD Player, direct dial telephone, internet, sampai brankas penyimpanan elektronik.

KA ini dilengkapi dengan 24 dan fasilitas yang sangat mewah. Selain fasilitas yang ditawarkan diatas, KA ini juga menyediakan area restoran mewah, bar, lounge observasi khusus, “Rajah Club”, generator hingga tempat penyimpanan mobil.

Masing-masing gerbong pada kereta ini juga dibuat dengan kesan mewah seperti “Maharaja”. Didalam kereta ini juga terlihat jelas adanya ukiran indah dan elegan yang dibalut dengan emas berharga. Furnitur dari gerbong ini juga dibuat dari kayu dengan kualitas yang bagus dan dicampur dengan ukiran yang klasik nan unik.

Maharaja Express ini telah beroperasi sejak Januari 2010. Maharaja Express ini merupakan kereta api termahal di Asia. paling murah untuk 1 orang di kabin Deluxe ini dihargai dengan US$800 perhari setara dengan Rp 7.760.000,-. Tarif kabin kualitas menengah US$900 setara dengan Rp 8.730.000,- hingga US$1400 setara dengan Rp 13.580.000,- per harinya. Lalu tarif yang harus dikeluarkan untuk kabin paling mewah Presidential Suite adalah sebesar US$2500 atau setara dengan Rp 24.250.000,-

Meskipun tarif yang dibanderol setinggi itu, namun fasilitas yang didapatkan oleh setimpal. Dengan Maharaja Express ini akan diajak berwisata selama 8 hari dan mengunjungi tempat-tempat terkenal di India seperti,  Taj Mahal, Kuil Khajuraho, lingkungan satwa liar di taman nasional Rathambore, Masjid Fatehpur Sikri dan pemandian suci Ghats Varanasi.

Untuk membuat penumpang menjadi lebih nyaman, Maharaja Express juga menyediakan ruang spesial yaitu kamar yang diset seperti kamar pangeran dan putri raja.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.