Melihat Koleksi Antik sekaligus Berjalan-Jalan di Museum Kereta Api Ambarawa

Jika Anda sedang berlibur ke dan membutuhkan destinasi yang , tak ada salahnya kalau Anda berkunjung ke Museum Ambarawa. Pasalnya, museum ini menawarkan kenikmatan yang tidak akan Anda peroleh di tempat lain.

Museum Kereta Api Ambarawa adalah sebuah stasiun kereta api yang sekarang dialihfungsikan menjadi sebuah museum di Ambarawa, Jawa Tengah. Museum ini memiliki koleksi kereta api yang pernah berjaya pada zamannya.

Salah satu koleksinya adalah kereta api uap dengan nomor B 25 02 dan B 25 03 buatan Maschinenfabriek Esslingen, serta B 51 12 buatan Hannoversche Maschinenbau AG yang sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. Kereta api uap bergerigi ini sangat unik dan merupakan salah satu dari tiga yang masih tersisa di dunia. Dua di antaranya ada di Swiss dan India.

Awalnya, stasiun ini menjadi titik pertemuan antara lebar sepur 1.435 mm ke arah Kedungjati dengan 1.067 mm ke arah Yogyakarta melalui Magelang. Hal ini masih bisa terlihat bahwa kedua sisinya dibangun stasiun kereta api untuk mengakomodasi ukuran lebar sepur yang berbeda.

Museum kereta api Ambarawa kemudian didirikan pada tanggal 6 Oktober 1976 di Stasiun Ambarawa untuk melestarikan lokomotif uap, yang kemudian berada pada masa pemanfaatan kembali ketika jalur rel 1.435 mm milik Perusahaan Negara Kereta Api ditutup. Ini merupakan museum terbuka yang terdapat pada kompleks stasiun.

Daya tarik museum ini adalah dapat melayani kereta wisata Ambarawa-Bedono pp, Ambarawa-Tuntang pp, dan lori wisata Ambarawa-Tuntang pp. Kereta wisata Ambarawa-Bedono pp atau lebih dikenal sebagai Ambarawa Railway Mountain Tour ini beroperasi dari museum ini menuju Stasiun Bedono yang jaraknya 35 km dan ditempuh 1 jam untuk sampai stasiun itu.

Kereta ini melewati rel bergerigi yang hanya ada di sini dan di Sawahlunto. Anda dapat menyaksikan panorama keindahan alam seperti lembah yang hijau antara Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu di sepanjang .

Selain itu, pemandangan yang dapat dinikmati dari kereta dan lori Ambarawa-Tuntang pun tak kalah bagusnya. Kereta ini berangkat menuju Stasiun Tuntang yang berada sekitar 7 km dari museum. Di sepanjang jalan, dapat dilihat lanskap menawan berupa sawah dan ladang dengan latar belakang Gunung Ungaran, Gunung Merbabu, dan Rawa Pening di kejauhan.

Museum KA ini mengoleksi 21 lokomotif uap. Saat ini, terdapat 3 lokomotif yang dapat dioperasikan. Koleksi lainnya adalah telepon antik, peralatan telegraf Morse, bel antik, dan beberapa perabotan antik.

Beberapa lokomotif uap adalah 2 unit kelas B 25 (Esslingen 0-4-2RT) yaitu B 2502 dan B 2503 (2 dari 3 unit lokomotif yang tersisa; lokomotif ketiga, B 2501 dimonumenkan di Monumen Palagan Ambarawa). Baru-baru ini museum ini juga mendapat koleksi lokomotif diesel hidrolik D 300 23 yang berasal dari dipo lokomotif Cepu yang dipindah ke dipo lokomotif Ambarawa pada 6 Oktober 2010. Sementara, lokomotif uap B 5112 buatan pabrik Hanomag telah berhasil dihidupkan kembali setelah 30 tahun mati.

Museum Ambarawa juga mempunyai beberapa koleksi baru seperti kereta kayu CR dari Madura, kereta kayu dari Kebonpolo, Magelang, NR kayu dari Balai Yasa Yogyakarta, gerbong GR dari Balai Yasa Manggarai, dan lain-lain.

Letaknya yang strategis, menjadikan Museum Kereta Api Ambarawa menjadi obyek wisata andalan kota tersebut. Dari arah Semarang, akses jalan yang harus dilewati hanya menuju selatan ke arah Ungaran. Setelah sampai pertigaan Bawen, menuju ke arah Yogyakarta (belok kanan) menuju tugu Palagan Ambarawa.

Apabila dari , Anda hanya perlu berjalan lurus menuju arah Semarang dan langsung ke pertigaan tugu Palagan Ambarawa. Setelah sampai di tugu Palagan Ambarawa, Anda langsung saja belok kiri (arah Semarang) atau kanan (arah Jogja). Sekitar 100 meter lagi sudah sampai di museum Kereta Api Ambarawa.

Museumm ini dibuka setiap hari Senin hingga Minggu, pkl. 08:00 – 16:00 WIB. Sementara untuk masuk: Rp.5.000, lori: Rp.10.000, Rp.15.000 (hari ), dan tarif kereta api uap: Rp5.250.000 (pp) dengan kapasitas 80 . Adapun alamat museum ini terletak di Jalan Setasiun No 1, Ambarawa Kab Semarang, dengan nomor telepon (0298) 591035.