PT KAI Bakal Modifikasi Kursi Kereta Api Kelas Ekonomi Jadi Lebih Nyaman

Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT KAI - ekonomi.bisnis.com
Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT KAI - ekonomi.bisnis.com

Jakarta – PT Indonesia (Persero) akan melakukan modifikasi tegak pada KA non-subsidi. Kursi kereta api terbaru itu kabarnya bisa direbahkan dan disesuaikan sandarannya, sehingga lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Menurut Direktur Utama (Persero) Didiek Hartantyo, target merampungkan proses modifikasi kursi kereta komersial ekonomi untuk seluruh rangkaian pada tahun ini. Dengan demikian, kursi kereta api kelas ekonomi non-subsidi nantinya tak lagi tegak 90 derajat, melainkan seperti bangku kelas . “(Modifikasi kursi kereta ekonomi) kita targetkan tahun ini (selesai),” jelas Didiek di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (25/5), seperti dilansir dari Liputan6.

Didiek menambahkan, modifikasi kursi ini akan ikut mempengaruhi KA ekonomi komersial. Tetapi, ia memastikan bahwa bakal lebih nyaman ketika menaiki kereta. “Tetap ekonomis, kalau menyesuaikan lah. Tapi itu termasuk toilet kita perbaiki. Dan, ada tempat ibadah juga kita sediakan. Jadi membuat yang manusiawi, yang berkelanjutan,” terang Didiek.

Rencananya, PT KAI akan melakukan berbagai pembaruan terhadap kereta api ekonomi komersial. Selain kursi, waktu tempuh perjalanan pun akan dipercepat. “Kita ingin mengkonversi seluruh kereta ekonomi yang kursinya berhadap-hadapan. Untuk itu kita buat kereta ekonomi yang lebih manusiawi,” bebernya.

“Kedua, nanti mulai 1 Juni (2023) waktu tempuh akan kita percepat. Waktu tempuh yang kita persingkat bervariasi, tujuannya adalah untuk mendekatkan jarak antara kota satu dengan yang lainnya,” imbuh Didiek.

Modifikasi kursi tersebut rupanya sempat diujicobakan untuk pertama kalinya pada sebuah unit kereta api ekonomi non subsidi berisi 80 penumpang. Modifikasi yang dilakukan diantaranya adalah mengubah kursi tegak berhadapan menjadi kursi yang dapat direbahkan. Selain itu, kursi baru itu bisa disesuaikan sandarannya sesuai dengan lekukan badan penumpang. Kursi juga bisa diputar sesuai arah perjalanan kereta seperti kereta kelas eksekutif dan kelas bisnis.

Modifikasi pada kereta kelas ekonomi non-subsidi tersebut akan mengurangi kapasitas tempat duduk kereta dari yang sebelumnya 80 penumpang menjadi 72 penumpang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*