Monorel Jakarta Resmi Diberi Nama “JET”

( Eco Transport) telah dipilih dan ditetapkan sebagai nama baru DKI . Usulan nama yang mendapatkan dukungan 4.500 pemilih itu ditetapkan secara resmi oleh Ortus Holdings Limited dan PT Monorail di Monas pada hari Minggu (14/07).

Lomba penamaan moda transportasi masal yang akan dioperasikan pada 2016 itu dimenangkan seorang warga Bekasi, Fahrur Rozy. Fahrur setiap hari harus pulang kerja dari Bekasi ke Jakarta dengan mengendarai sepeda motor di tengah kemacetan.
“Sangat jauh, dan hampir terbiasa dengan kemacetan parah di Jakarta. Harapan saya semoga monorel ini segera beroperasi sehingga saya cepat beralih ke monorel dan lagi (mendapat hadiah naik monorel seumur hidup),” ucap Fahrur yang bekerja di kawasan Sudirman ini.

Dari 13.000 nama yang diusulkan , nama JET mendapatkan 4.500 suara. Sebanyak 20 calon nama monorail tersebut, sebelumnya telah disaring dari 4.000 lebih usulan yang dikirim oleh melalui situs resmi Jakarta Monorail. Yang telah melakukan voting sebanyak 5.000 dan 150.000 voters.
Juara dua lomba penamaan adalah Nusantara Trans Rapid (NTR) dengan voters sebanyak 4.392 dan juara tiga Jakarta Fast Line (JFL) dengan voters sebanyak 2.112.

” Kami bangga melibatkan publik dalam pem ilihan nama dan identitas Monorel baru,” ujar Direktur Pengembangan Usaha Ortus Holding Ltd., Banyu Biru Djarot, dalam acara peresmian nama monorel DKI, di Monas. “Kami senang dengan terpilihnya JET sebagai se buah nama khas di Jakarta. Yang penting ini menj adi sebuah nama yang merepresentasikan perkembangan sebuah kota dan bangsa,” lanjutnya.

JET akan memiliki dioperasikan dalam dua , yaitu biru dan hijau. biru melintasi Kampung Melayu-Tebet-Dr Sahardjo-Menteng Dalam-Casablanca-Ambassador-Dharmala Sakti-Menara Batavia-Karet-Kebon Kacang-Tanah Abang-Cideng-Roxy. Sedangkan hijau melintasi Komdak-Kusuma Candra-Bursa Efek Jakarta-Stadion Gelora Bung Karno-Plaza Senayan-TVRI-Taman Ria Senayan-Gedung MPR/DPR-Pejompongan-Karet-Sudirman-Setiabudi Utara-Kuningan Sentral-Taman-Rasuna-Casablanca-Grand Melia-Satria Mandala.

Tentang Masinis 182 Articles
Memulai karir menulis sejak duduk di bangku SMP sebagai layouter dan redaktur, dan membawa proses kepenulisannya hingga di bangku kuliah. 10 tahun terakhir aktif sebagai tenaga desainer di sebuah perusahaan yang berpusat di Malang. Beberapa tahun terakhir menjadi penumpang setia kereta api pagi rute Malang-Surabaya yang berangkat dari Stasiun Kotabaru jam 04.20 setiap hari. Sejak itu, penulis tertarik dengan segala hal tentang kereta api dan sistem transportasi publik.