Monorel Tertua Di Dunia, Schewebebahn Wuppertaler

monorel tertua Jerman
model gantung

Sistem monorel tertua di dunia ada di Jerman, tepatnya di kota Wuppertal. Monorel tersebut diberi nama Schewebebahn Wuppertaler atau kereta mengambang. Monorel ini dibangung pada tahun 190 dan mulai beroperasi sejak tahun 1901. Hingga saat ini monorel ini masih beroperasi meskipun bannyak peristiwa yang dialami monorel ini. Mulai dari perang dunia, kecelakaan dan berbagai peristiwa lainnya.

Monorel gantung ini merupakan rencana awal dari insinyur Inggris bernama Henry Palmer sejak taun 1824.  Tetapi pada tahun 1880 baru dibangun prototipe pertamanya oleh insyinyur Jerman Carl Eugen Langen dan dipamerkan di Cologne.

prototipe pertama monorel gantung
model prototipe pertama monorel gantung

Pada tahun 1898 pembanguan monorel di Wuppertal dimulai. Pembanguan monorel ini hanya memakan waktu 3 tahun. Pembanguan monorel ini ditangani oleh Wilhem Feldmann. Setelah selesai, monorel ini remi dibuka pada tahun 1901.

Monorel ini menjadi alat baru perkotaan. Selama masa percoban pada tanggal 24 Oktober 1990, Kaisar Jerman William II diikat dengan tali saat naik monorel ini.

Hingga sekarang, lintasan dari monorel ini adalah sepanjang 13,3 km dengan 20 pemberhentian. 10 km dari lintasan ini mengikuti Sungai Wupper dengan ketinggian 12 meter dan 3,3 km lintasan lainnya mengikuti jalan – jalan sempit Wuppertal dengan ketinggian 8 meter.

Kecepatan monorel ini mencapai 60km/jam dengan waktu tempuh untuk seluruh lintasan 30 menit.

Monorel ini mengangkut 75.000 per hari atau sekitar 25 juta per tahun.

Banyak kejadian yang dialami monorel ini dalam menjalankan tugasnya.

Salah satunya yang paling fatal dan menelan korban jiwa adalah pada tahun 1999. Pada waktu itu kereta nomor 4 tergelincir. Penyebabnya adlaah karena adanya benda yang tertinggal dikiri atas rel setelah dilakukan perbaikan. Akibatnya satu terjatuh, 5 penumpang tewas dan 47 orang lainnya luka – luka.

kecelakaan monorel gantung jerman
kecelakaan monorel

monorel ini hampir tidak pernah berhenti. Contohnya saja saat Perang Dunia I. Pada waktu itu monorel ini tidak berhenti hanya saja jumlah penumpangnya menurun, dan semua petugasnya adalah wanita karena para lelaki ikut berperang.

Tetapi pada saat Perang Dunia II layanan monorel ini sempat terhenti sementara. Penyebabnya adalah karena adanya serangan udara sehingga membuat jalur lintasan monorel menjadi rusak.

Tetapi pada tahun 1946 dilakukan rekonstruksi pada lintasan sehingga dapat digunakan kembali sepenuhnya.

Tetapi monorel yang berusia lebih dari satu abad ini bukan merupakan hal yang istimewa bagi masyarakat Jerman. Hal ini disebabkan karena banyak penemuan yang dihasilkan negara ini.

 

 

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.