Larangan Mudik Lebaran, Operasional KRL Jabodetabek Dibatasi

KRL Jabodetabek
Ilustrasi : KRL Jabodetabek - www.republika.co.id

JAKARTA – () tetap selama larangan tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Meski demikian, KAI Commuter akan melakukan pembatasan pada pelayanan operasional KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta-Solo. KRL Jabodetabek hanya beroperasi mulai jam 4 pagi hingga 8 malam, sedangkan KRL Yogyakarta-Solo beroperasi mulai jam 05.05 WIB sampai 19.10 WIB.

“#RekanCommuters mulai 6 – 17 Mei 2021 sesuai dengan Peraturan RI No. 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Selama Larangan Mudik 2021, KAI Commuter akan melakukan pembatasan pada pelayanan operasional perjalanan KRL,” tulis KAI Commuter dalam akun Instagram resmi mereka. “Silahkan menyimak tabel perjalanan yang telah kami sediakan.”

Menurut keterangan KAI Commuter, KRL Jabodetabek beroperasi pukul 04.00 sampai 20,00 WIB, dengan 886 perjalanan per hari. Selama larangan mudik tersebut, Rangkasbitung, Stasiun Citeras, Stasiun Maja, dan Stasiun Cikoya tidak akan melayani naik turun pengguna KRL, sesuai surat dari Bupati Lebak.

Sementara itu, jam operasional KRL Yogyakarta-Solo PP dan KA Prameks Yogyakarta-Kutoarjo PP tetap karena selama ini sudah sesuai dengan batasan yang ada. KRL Yogyakarta-Solo PP melayani 20 perjalanan per hari, sedangkan KA Prameks melayani 8 perjalanan per hari. “KA Lokal Merak-Rangkasbitung PP berhenti beroperasi pada 6 – 7 Mei 2021,” sambung KAI Commuter.

Terkait larangan operasional sejumlah stasiun, Kabupaten Lebak akan menyediakan pengumpan untuk antar-jemput warga yang hendak naik KRL. Untuk melayani penumpang KRL yang masih bekerja ke daerah Jabodetabek, disediakan bus pengumpan dari Rangkasbitung ke stasiun KRL terdekat yang masih beroperasi.

“Semalam sudah beroperasi jemput penumpang dari Tigaraksa. Sejak hari ini mulai antar-jemput ke Stasiun Cikoya karena stasiun tersebut sudah mulai beroperasi lagi,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rusito, dilansir dari Kompas. “Bus tersebut hanya diperuntukkan bagi penumpang KRL yang bekerja Rangkasbitung-Jabodetabek PP, bukan untuk pemudik. Nanti surat keterangan kerjanya akan dicek sebelum naik bus.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*