Mulai Hari Ini LRT Palembang Beroperasi Sampai Jam 10 Malam

Aida Suryanti, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang - www.laskarwongkito.com
Aida Suryanti, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang - www.laskarwongkito.com

operasional api ringan atau (light rail transit) Palembang, mulai hari ini, Kamis (29/11) akan ditambah sampai malam hari. PT Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) III Palembang, selaku operator LRT Sumsel akan menambah operasional LRT Palembang yang sebelumnya dari jam 06.00-18.00 kini berubah jadi pukul 05.00-22.00 WIB.

Pertambahan operasional LRT Palembang hingga pukul 10 malam ini diharapkan bisa memberi kesempatan waktu yang lebih lama bagi masyarakat untuk memanfaatkan LRT sebagai moda . “Awalnya dari 44 sehari menjadi 58 per hari  tentunya akan lebih memudahkan ,” ungkap Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Rabu (28/11), seperti dilansir Antara.

PT KAI Divre III Palembang mengharapkan, dengan adanya penambahan jam operasional LRT Palembang ini bisa lebih meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan LRT, sehingga sekaligus bisa mendongkrak jumlah penumpang LRT.

Sebagai informasi, sejak pertama kali tanggal 23 Juli 2018 lalu, masyarakat Palembang cukup antusias menggunakan LRT. Sampai saat ini tercatat ada 729.029 penumpang memakai LRT Palembang sebagai sarana transportasi. “Ke depan diharapkan dengan adanya LRT Sumsel ini akan memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat Palembang,” beber Aida.

Penambahan jam operasional LRT Palembang ini pun rupanya sejalan dengan rencana Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menhub sebelumnya juga mengungkapkan bahwa penambahan jam operasional tersebut bisa sangat berpengaruh terhadap kenaikan okupansi atau keterisian penumpang LRT Palembang. “Saya berharap jam operasional LRT bisa ditambah menjadi pukul 05.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, karena itu menjadi parameter dalam okupansi LRT,” ungkap Budi Karya Sumadi di Palembang, Sabtu (24/11).

LRT Palembang sendiri ada moda transportasi terpadu di Palembang yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dengan Kompleks Olahraga Jakabaring. Terdapat 13 stasiun pada LRT tersebut dan 1 depot. Adapun 12 stasiun di antaranya sudah beroperasi sampai 6 Oktober 2018. Setiap rangkaian kereta akan berhenti selama 1 menit di tiap stasiun, kecuali di setiap stasiun akhir perjalanan rangkaian kereta akan berhenti selama 10 menit. Tiap stasiun LRT nantinya direncanakan terhubung dengan bus Trans Musi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*