Mulai Tahun Depan, KA Prameks Gunakan Armada KRL

Yogyakarta berencana mengganti kereta rel diesel (KRD) Prambanan Ekspres dengan armada baru menggunakan kereta rel listrik (KRL). Jika tanpa hambatan dalam , rencana ini bisa mulai direalisasikan pada tahun 2017 mendatang.

“Namanya bisa saja sama, artinya tetap Prambanan Ekspres (Prameks) seperti yang sudah dikenal masyarakat. Kereta diesel (KRD) akan dihapus dan digantikan (KRL),” ujar Hendy Helmi, Executive Vice President (EVP) PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta, Jumat (8/4).

Menurut Hendy, penghentian penggunaan KRD Prameks tak bisa diundur lagi. Sebab, pengoperasian kereta yang sudah uzur menuntut biaya operasional dan perbaikan yang besar. Pengeluaran untuk kedua biaya tersebut bahkan melebihi pendapatan yang diperoleh dari pengoperasian KA Prameks.

“Dari sisi usia, KRD Prameks yang kini dioperasionalkan juga sudah sangat tua. Namun karena kebutuhan masyarakat, sampai sekarang masih tetap dioperasikan. Apalagi belum ada kereta pengganti,” kata Hendy.

Sejauh ini juga sudah terpasang gardu listrik pendukung KRL di sepanjang jalur - Yogyakarta, seperti di Prambanan, Kalasan, dan Ceper. Sejumlah 8.000 tiang untuk jaringan listrik atas juga telah ditancapkan di kawasan Jebres.

“Jalurnya dibangun di jalur yang sudah ada sekarang,” terang Hendy.

Dari keterangan Hendy, diketahui bahwa armada KRL yang digunakan oleh KA Prameks memiliki spesifikasi yang sama dengan KRL commuter line Jabodetabek. KRL berdaya listrik 1,5 kVA ini memiliki kapasitas angkut hingga 6.000 orang dalam sehari.