Mulai Uji Coba, Ini Kisaran Tarif Kereta LRT Jakarta

Sri Hayati, Kepala Biro Perekonomian - www.beritajakarta.id
Sri Hayati, Kepala Biro Perekonomian - www.beritajakarta.id

JAKARTA – light rail transit () Jakarta sudah mulai diuji coba pada hari Rabu (15/8) lalu, dengan melalui LRT Velodrome Rawamangun menuju Boulevard Utara Kelapa Gading. Nantinya, yang ingin menumpang LRT ini, akan dikenakan sekitar Rp15 ribuan hingga Rp28 ribuan per orang.

Dilansir Kompas, dalam rapat pada tanggal 2 Agustus kemarin, ada dua yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk MRT, yaitu Rp8.500 dan Rp10.000. Konsultan dikatakan telah merumuskan skema tarif sejak tahun 2014. Perhitungan tarif sendiri berdasarkan jarak tempuh dengan rata-rata 10 km per .

“Untuk MRT, sudah diajukan ke Dinas Perhubungan melalui konsultan ini dengan penetapan berdasarkan jarak tempuh dan opsi harga,” jelas Kepala Biro Perekonomian, Sri Hayati, dalam video yang di-upload Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Dengan tarif Rp8.500, subsidi yang harus digelontorkan sebesar Rp36 miliar per tahun. Sementara, dengan tarif Rp10.000, subsidi yang dikeluarkan Rp338 miliar.”

Sementara, untuk LRT, yang menggunakan jasa konsultan KPMG, besaran tarif dengan pendekatan bisnis operator perkeretaapian (implied tariff) adalah Rp15.639 per penumpang. Namun, jika penentuan tarif berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 tahun 2018, tarif yang dihasilkan adalah Rp28.000 per penumpang. Adapun Dewan Kota Jakarta merekomendasikan tarif Rp10.800.

LRT Jakarta memang telah melakukan uji coba dengan rute Stasiun LRT Velodrome Rawamangun menuju Stasiun Boulevard Utara Kelapa Gading. Uji coba operasi ini menjalankan dua train-set atau rangkaian dengan masing-masing terdiri atas dua kereta. Berkelir putih berpadu merah, kereta tersebut memiliki pintu buka tutup otomatis, dengan lantai dari kayu berwarna cokelat.

Kursi penumpang terlihat dibuat dari material plastik dengan warna abu-abu, dengan bangku didesain memanjang dan saling berhadapan. Pada salah satu sisi kaca kereta, terdapat tulisan kursi prioritas untuk penyandang disabilitas, ibu hamil, orang lanjut usia, dan juga orang tua yang kebetulan membawa balita.

Rangkaian kereta itu berkapasitas 135 penumpang per gerbong. Kereta LRT sendiri melaju dengan kecepatan rata-rata 20-40 km perm jam. Setiap mendekati stasiun, kereta akan menurunkan kecepatannya. Namun, dalam menaikkan atau menurunkan kecepatan, dilakukan secara halus. Rute Stasiun LRT Velodrome Rawamangun menuju Stasiun Boulevard Utara Kelapa Gading bisa ditempuh dalam waktu hanya 13 menit.