Optimistis Menang Tender, INKA Siapkan 340 Kereta ke Bangladesh dan Sri Lanka

MADIUN – PT Industri (INKA) optimistis bahwa pihaknya mampu bersaing untuk memenangi pengadaan moda di dan . Untuk itu, perusahaan yang berbasis di Madiun ini telah menyiapkan setidaknya 340 kereta untuk diekspor ke dua negara di kawasan Asia Selatan tersebut pada tahun ini.

“Saat ini, PT INKA memang sedang mengikuti lelang pengadaan kereta api untuk Bangladesh dan Sri Lanka,” jelas Direktur Utama PT INKA, Agus Purnomo. “Untuk Bangladesh sebanyak 250 kereta penumpang dan Sri Lanka sebanyak 90 kereta rel elektrik (KRDE).”

Ditambahkan Agus, nilai kontrak yang ditawarkan dalam proyek tersebut mencapai 200 juta AS atau sekitar Rp2,6 triliun. Dirinya pun optimistis bahwa PT INKA mampu memenangi tender karena pesaing terberat untuk saat ini hanya , sedangkan negara lain belum masuk dalam hitungan. “Hal ini mengingat bahwa tahun-tahun sebelumnya PT INKA sudah pernah memproduksi dan menyelesaikan kereta untuk kedua negara tersebut dengan predikat bagus,” sambung Agus.

“Tahun lalu, kami sudah selesai memproduksi pesanan sebanyak 150 kereta dari Bangladesh dengan nilai kontrak 72 juta dolar AS,” imbuh Agus. “Selain itu, PT INKA juga pernah menyelesaikan kereta pesanan dari Sri Lanka, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, dan bahkan Australia.”

Untuk tahun ini, kepastian perkiraan lolos tidaknya PT INKA dalam menggarap kereta di Bangladesh akan diketahui sekitar bulan Maret atau April mendatang. “Sementara, kepastian dari pihak Sri Lanka akan diketahui pada akhir bulan Februari ini,” lanjut Agus.

“Dari segi , saya yakin PT INKA seimbang dengan China, dan hanya bersaing masalah harga saja,” sambung Agus. “Kami berharap, dukungan penuh dari agar kedua proyek tersebut berhasil diraih sehingga semakin menguatkan pasar ekspor yang saat ini sedang digarap oleh PT INKA, selain tetap memproduksi kereta pesanan dari dalam negeri.”