Pembenahan Stasiun Gandrungmangun – Cilacap Telan Dana Rp 400 Juta

PT Indonesia Purwokerto akan segera membenahi yang terletak di Cilacap, . Stasiun yang telah kembali sejak 6 April 2015 lalu ini rencananya bakal mendapat pembenahan fasilitas serta penataan lingkungan dari PT KAI. “Pengembangan yang akan segera kami lakukan terhadap Stasiun Gandrungmangun meliputi fasilitas pelayanan serta pembenahan dan penataan lingkungan stasiun,” ujar Surono, Manajer Komunikasi Perusahaan PT KAI Daop 5 Purwokerto, Senin (26/10).

Dari penuturan Surono diketahui bahwa proyek pembenahan Stasiun Gandrungmangun ini diprediksi akan selesai pada pertengahan Desember 2015 mendatang. “Pembangunan fasilitas pelayanan penumpang di atas lahan seluas 300 meter persegi dengan sebesar Rp 400.000.000 tersebut ditargetkan akan selesai pada pertengahan Desember 2015 ini atau sebelum masa angkutan Natal dan Tahun Baru,” paparnya.

“Pembenahan meliputi fasilitas pelayanan penumpang berupa loket, fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM), fasilitas ATM, boarding gate, tempat tunggu penumpang dan area parkir akan dibangun di sisi depan (sebelah selatan) stasiun yang langsung berbatasan dengan jalan raya,” ujarnya.

Sejak dibuka kembali setelah sempat tutup selama setahun lamanya, Stasiun Gandrungmangu hanya menjadi tempat persinggahan 7 kereta api yang melintas di selatan, diantaranya KA Serayu Pagi dan KA Serayu Malam tujuan Jakarta, KA Kutojaya Selatan tujuan Kiaracondong, KA Serayu Pagi dan Serayu Malam tujuan Jakarta, KA Kutojaya Selatan tujuan Kutoarjo, serta KA Kahuripan dari Kiaracondong menuju Kediri. Penumpang yang naik dan turun di stasiun ini rata-rata berjumlah 200-an orang setiap harinya.