Pengerjaan Proyek Sky Bridge Solo Balapan-Tirtonadi Dikebut

Solo – PT (KAI) Daop VI Yogyakarta terus mempercepat proses sky bridge yang menghubungkan Solo Balapan dengan Tirtonadi. Pihak KAI optimis jika ini bisa rampung tepat waktu.

Menurut rencana awal, sky bridge tersebut akan diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 17 Desember mendatang dan saat ini baru rampung sekitar 60 persen. “Pembangunan sky bridge saat ini telah mencapai lebih dari 60%. Pengerjaan saat ini terus dikebut sehingga saat diresmikan pada 17 Desember nanti sudah bisa dilewati meski belum selesai sepenuhnya karena untuk finishing butuh waktu lebih lama,” ujar Corporate Communication Manager , Eko Budiyanto.

Eko mengatakan jika pengerjaan sky bridge tersebut terus dikebut dan sampai saat dikerjakan selama 24 jam. “Pembangunan sky bridge yang dikerjakan PT KAI lebih luas serta lebih tinggi. Bahkan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang,” kata Eko.

Lebih lanjut Eko menuturkan, sky bridge itu dilengkapi eskalator dan lift yang dapat memudahkan para penyandang disabilitas. Kemudian ada pula loket, boarding hall, dan penjualan souvenir dengan memanfaatkan lahan yang cukup luas. Karena lokasinya tertutup, PT KAI juga akan melengkapi sky bridge ini dengan AC.

Direktur PT Transmikons Brahmanakurda, Suryadi Rahmat selaku konsultan perencana dan juga supervisor mengatakan jika sky bridge tersebut memiliki tinggi 8 m, lebar 4,2 m, dan tinggi atap 3 m dengan panjang lebih dari 180 m. Proyek pembangunan sky bridge telah dikerjakan sejak 27 Oktober lalu.

Suryadi mengakui, meski nanti masih belum rampung sepenuhnya ketika diresmikan, sky bridge sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Walaupun pengerjaan dikebut, pihaknya tetap mengutamakan keselamatan pembangunan.