Cegah COVID-19, Penumpang KA Lokal Kini Dilarang Bicara

Joni Martinus, VP Public Relations PT KAI - www.jurnas.com
Joni Martinus, VP Public Relations PT KAI - www.jurnas.com

Secara bertahap, () mulai mengoperasikan kembali perjalanan jarak jauh dan lokal, termasuk di wilayah DAOP 7 Madiun. Nah, bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan KA lokal, ada sejumlah peraturan yang wajib dipatuhi, antara lain tidak boleh berbicara di dalam kereta dan harus mengenakan pakaian lengan panjang.

“Dilarang ngobrol di atas kereta api lokal, tujuannya untuk menghindari penularan COVID-19 melalui droplet. Kami juga mewajibkan mengenakan baju lengan panjang, supaya meminimalkan risiko penularan COVID-19 lewat sentuhan,” jelas VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus, dilansir Okezone. “Aturan tersebut memang sengaja diterapkan dan diadopsi langsung dari ketentuan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.”

Pasalnya, ditambahkan Joni, sebagian penumpang KA lokal juga terdiri dari anak-anak dan lanjut usia. Untuk itu, pun mewajibkan para penumpang mengenakan dan menerapkan kebijakan jaga jarak sosial dengan mengurangi jumlah penumpang dalam satu kali perjalanan. “Kami juga menyediakan wastafel di area , dengan harapan penumpang akan mencuci tangannya sebelum dan sesudah menaiki kereta,” sambung Joni.

Selain itu, calon penumpang juga harus dalam kondisi sehat dan tidak terdapat gejala influenza, batuk, demam, serta sesak napas. Untuk proses boarding, harus dilakukan secara mandiri disaksikan oleh petugas boarding, dan menunjukkan serta identitas yang sah, kecuali go show yang tidak tertera data penumpang.

Sejumlah KA lokal memang telah dioperasikan PT KAI sejak minggu lalu, termasuk tiga kereta di wilayah DAOP 7 Madiun. Mulai Senin (15/6) kemarin, PT KAI DAOP 7 Madiun resmi mengoperasikan tiga perjalanan kereta api lokal, yakni KA Penataran Surabaya Kota-Blitar lewat Malang, KA Dhoho Blitar-Kertosono, dan KA Dhoho Kertosono-Surabaya lewat Jombang.

“Operasi perjalanan kereta api lokal reguler tersebut memang dilakukan secara bertahap, salah satunya di DAOP 7 Madiun guna persiapan menuju penerapan era normal baru,” terang Manajer Humas PT KAI DAOP 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, dikutip Antara. “Namun, untuk KA lokal yang lewat Jombang, hanya berhenti di stasiun besar karena adanya permohonan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jombang.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*