Penumpang Kereta Api di Daop 1 Jakarta Meningkat Jelang Waisak

Eva Chairunisa, Humas DAOP 1 KAI - kaltara.antaranews.com
Eva Chairunisa, Humas DAOP 1 KAI - kaltara.antaranews.com

Jakarta – Menjelang libur Hari Raya Waisak pada Senin (16/5), volume keberangkatan (KA) jarak jauh dari wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta kembali mengalami peningkatan. Kenaikan penumpang kereta api tersebut mencapai 2 kali lipat apabila dibandingkan Kamis (12/5).

Pada hari Jumat (13/5), (Persero) Daop 1 mencatat sebanyak 31.200 orang melakukan dengan kereta api jarak jauh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.000 di antaranya berangkat dari Gambir atau 76 persen dari total tempat duduk yang tersedia pada 35 kereta api yang beroperasi.

Sedangkan, sebanyak 15.500 pengguna berangkat dari Stasiun Pasar Senen atau 72 persen dari total tempat duduk yang tersedia dengan 29 KA yang beroperasi. Kemudian sisanya, penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Bekasi, Jakarta Kota, Cikarang, Karawang, dan Cikampek.

“Adapun relasi yang banyak dipilih pengguna di antaranya tujuan Yogyakarta, Surabaya, Purwokerto, Solo, Kutoarjo, Kebumen, Semarang, Tegal, Malang, Cirebon, dan Bandung,” ujar Kahumas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Jumat (13/5), seperti dilansir dari Bisnis.

Eva menambahkan, saat ini kedatangan penumpang kereta api dari daerah lain tujuan Daop 1 Jakarta masih cukup tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata volume kedatangan di masa pandemi. Ia melaporkan, total kedatangan penumpang pada Jumat kemarin sekitar 31.000 penumpang yang turun di area Daop 1 Jakarta.

Dari jumlah itu, sebanyak 13.000 penumpang turun di Stasiun Gambir, 15.300 di Pasar Senen, 1.600 di Bekasi, serta sisanya adalah penumpang yang turun di Stasiun Jakarta Kota, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Volume kedatangan penumpang kereta api tertinggi sebelumnya terjadi pada arus balik Lebaran, yaitu tanggal 5-9 Mei 2022, dengan jumlah rata-rata mencapai 40.000 penumpang setiap hari.

Oleh sebab itu, Eva kembali mengingatkan para pengguna jasa KA jarak jauh yang hendak berangkat untuk memperhatikan lagi persyaratan perjalanan kereta api untuk menghindari risiko batal berangkat lantaran tidak memenuhi syarat perjalanan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*