Jumlah Penumpang Kereta Api Naik 1,78% pada Januari 2022

Margo Yuwono, Kepala BPS - investor.id
Margo Yuwono, Kepala BPS - investor.id

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa di semua moda rata-rata masih mengalami penurunan pada bulan Januari 2022 apabila dibandingkan bulan Desember 2021. Namun, jika ditinjau secara tahunan (year on year/yoy), jumlah tersebut mengalami pertumbuhan yang positif.

Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, di tengah penurunan jumlah penumpang yang dialami oleh udara dan laut, rupanya penumpang selama bulan Januari 2022 lalu justru mengalami pertumbuhan. Secara bulanan, jumlah penumpang kereta api naik 1,7 persen dan secara tahunan naik sebesar 49,4 persen. Jumlah penumpang kereta api per Januari 2022 mencapai 17,74 juta orang, naik 1,78 persen dari bulan Desember 2021.

“Ini tidak terlepas dari pola mobilitas penduduk yang masih banyak berdiam di rumah. Pola ini terlihat dari data penerbangan domestik, internasional maupun angkutan laut. Khusus untuk kereta api yang mengalami pergerakan positif secara bulanan dan tahunan,” kata Margo, Selasa (1/3), seperti dilansir dari Bisnis.

Sebagai perbandingan, jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Desember 2021 sebanyak 17,4 juta orang atau naik 13,78 persen dari penumpang pada November 2021. Berbeda dari angkutan penumpang, jumlah barang yang diangkut oleh kereta api justru mengalami penurunan sebesar 7,16 persen menjadi 4,4 juta ton. Selama periode Januari-Desember 2021, jumlah penumpang KA mencapai 149,8 juta orang atau turun 19,54 persen dari periode yang sama tahun 2020.

Kemudian, jumlah penumpang angkutan udara atau pesawat domestik yang berangkat selama Januari 2022 sebanyak 3,9 juta orang atau turun 2,61 persen dari bulan Desember 2021. “Sementara jumlah penumpang pesawat tujuan luar negeri (internasional) turun 13,35% menjadi 83.700 orang,” jelasnya.

Sedangkan, jumlah penumpang angkutan kapal laut dalam negeri yang berangkat selama Januari 2022 sebanyak 1,3 juta orang, turun 5,30 persen dari bulan Desember 2021. Demikian pula dengan jumlah barang yang diangkut oleh kapal laut mengalami penurunan sebesar 1,12 persen menjadi 25,6 juta ton.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*