Penumpang KRL di Stasiun Juanda Meningkat 5 Kali Lipat Saat Aksi 112

yang dilaksanakan pada Sabtu (11/2) kemarin ternyata turut mengakibatkan kenaikan jumlah penumpang hingga mencapai 5 kali lipat di Stasiun Juanda. PT KAI Commuter Jabodetabek melaporkan jumlah penumpang tersebut meningkat drastis dibandingkan pekan lalu.

“Hingga pukul 16.00 wib tercatat volume penumpang di Stasiun Juanda mencapai sekitar 79.000 penumpang, jumlah tersebut meningkat lima kali lipat dari volume penumpang pada waktu yang sama di hari Sabtu biasanya,” kata VP Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa.

Lebih lanjut Eva mengatakan bahwa pihaknya telah mengoperasikan 6 perangkat mobil aktif di Stasiun Juanda demi mengantisipasi lonjakan penumpang. “Seluruh di hall utara dan selatan dipenuhi para pengguna. Selain yang sudah tersedia, kami juga mengaktifkan enam perangkat  mobile tambahan, yang disebar di hall utara dan selatan,” papar Eva.

Selain menambah loket, PT KCJ juga menyiapkan 2 rangkaian tambahan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat yang hendak memakai KRL setelah selesai melakukan aksi 112 di Masjid Istiqlal dan sekitarnya. “PT KCJ mengoperasikan dua rangkaian KRL tambahan untuk lintas dan Bekasi. Dua KRL tambahan tersebut telah diberangkatkan menuju Jakarta pada pukul 14.50 WIB dan selanjutnya akan melayani Jakarta dan Jakarta Kota – Bekasi,” jelas Eva.

“Kami juga meminta calon penumpang menggunakan () dan Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP). Dengan menggunakan THB PP, pengguna tidak lagi perlu mengantre untuk isi ulang relasi,” kata Eva.

“Selain itu sejumlah petugas loket, kebersihan, pelayanan dan pengamanan juga ditambah dua kali lipat dari biasanya,” imbuhnya. Eva mengungkapkan bahwa pada Sabtu (11/2) kemarin jumlah perjalanan KRL bertambah jadi 888 perjalanan dari biasanya yang hanya 886 perjalanan per hari.