Peremajaan Kereta Tua, PT KAI Siap Tambah 438 Kereta Baru dari INKA

Dadan Rudiansyah, Executive Vice President PT KAI Daop I Jakarta - merahputih.com
Dadan Rudiansyah, Executive Vice President PT KAI Daop I Jakarta - merahputih.com

Jakarta – PT Indonesia (KAI) mengungkapkan rencananya untuk menambah 438 hingga tahun 2019 mendatang. Penyediaan tersebut dipesan dari PT INKA dan dalam rangka peremajaan armada lama yang usianya sudah mencapai 30 tahun.

“Memang kereta api sudah pada tua, ada yang di atas 30 tahun. Memang pembelian kereta ini sudah ada di jangka panjang kami. Sekarang sedang jalan. Mudah-mudahan tahun ini keluar lagi dari INKA. Kita sudah pesan sekitar 438 unit,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah di Gambir, Jakarta, Selasa (4/9), seperti dilansir Kompas.

Hingga kini baru 6 unit kereta yang telah diterima oleh PT KAI Daop 1 Jakarta. “Mudah mudahan sebelum Natal akan datang lagi, saya enggak ngerti, belum tahu pastinya kontrak kantor pusat dengan INKA,” ujar Dadan.

Lebih lanjut Dadan menjelaskan bahwa pengadaan ratusan kereta baru tersebut dilakukan lantaran armada yang dimiliki oleh PT KAI saat ini sudah banyak yang berusia tua. Ditambah lagi, PT KAI berupaya untuk memenuhi antusiasme masyarakat yang ingin menggunakan moda kereta api untuk bepergian.

“Ya memang sudah ada beberapa yang tua, di atas 20-30 tahun. Itu sudah program jangka panjang. KAI memang ke depannya sarana ini harus diganti, banyak yang harus diperbaharui lah,” tutur Dadan. Dari 438 kereta baru tersebut mencakup 210 kereta kelas , 150 kereta premium, 39 kereta makan, dan 39 kereta pembangkit. Pengadaan kereta baru itu kabarnya memakan biaya hingga Rp 2 triliun.

Pihak PT KAI pun berupaya melakukan pembaruan fasilitas dalam kereta dengan memasang koneksi Wi-Fi untuk para kereta jarak jauh. “Kalau memakai terkini sepertinya tidak. Namun, pihak kami sedang melakukan pembaharuan fasilitas dengan memasang Wi-Fi di dalam kereta,” tandas Dadan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*