Alur Penumpang & Loket Tiket Stasiun Medan Berubah Mulai 1 Maret 2021

Daniel Johannes Hutabarat, Vice President PT KAI Divre I Sumut - sumut.antaranews.com
Daniel Johannes Hutabarat, Vice President PT KAI Divre I Sumut - sumut.antaranews.com

Medan – PT Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan perubahan alur/flow pelanggan dan loket pembelian di Medan mulai tanggal 1 Maret 2021 mendatang. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya KAI Divre I Sumut dalam peningkatan terhadap para pengguna jasa.

Menurut Vice President PT KAI Divre I Sumut, Daniel Johannes Hutabarat, perubahan tersebut dilakukan khusus untuk pelanggan dan loket pembelian tiket (KA) Srilelawangsa bersistem go show dan melalui aplikasi KAI Access. “Jika biasanya pelanggan KA Srilelawangsa melakukan pembelian tiket dan boarding check di lantai 1, nantinya loket penjualan tiket dan boarding check untuk pelanggan KA Srilelawangsa akan ditempatkan di lantai 2,” tutur Daniel, Jumat (26/2), seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Daniel menjelaskan bahwa pelanggan KA Srilelawangsa nantinya akan diarahkan untuk memasuki zona 2 dari pintu masuk lantai 2 sebelah utara arah keberangkatan kereta api yang biasanya dipakai untuk pintu masuk KA Bandara.

“Penataan kami lakukan khusus untuk pelanggan KA Srilelawangsa relasi Medan-Binjai pulang pergi. Untuk pelanggan KA Putri Deli, KA Sribilah, maupun KA Siantar Ekspress, loket pembelian tiket maupun boarding check tidak mengalami perubahan, yakni di hall utama lantai 1 Stasiun Medan,” ungkap Daniel.

Ia mengungkapkan, perubahan alur pembelian tiket dan boarding check untuk pelanggan KA Srilelawangsa ini bukan hanya untuk memberi kenyamanan dan peningkatan pelayanan terhadap pelanggan kereta api, tetapi juga untuk menjaga physical distancing sesuai protokol pencegahan penularan virus corona (Covid-19) yang telah diterapkan PT KAI Divre I Sumut.

“Kami berharap pelanggan KA Srilelawangsa bisa beradaptasi dengan perubahan alur flow penumpang dan layanan loket ini. Kami lakukan penataan dan perubahan ini agar semua pelayanan lebih teratur dan maksimal,” jelas Daniel.

KA Srilelawangsa sendiri melayani relasi Medan-Binjai pergi pulang (PP) dan beroperasi sebanyak 22 kali setiap hari. Pada masa pandemi ini KA Srilelawangsa hanya menyediakan kapasitas tempat duduk sebanyak 370 kursi, sehingga total terdapat 8.140 tempat duduk yang disediakan setiap hari. “KA Srilelawangsa mempunyai volume rata-rata harian sebanyak 2.700 pelanggan setiap hari,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*