Ada Perubahan Jadwal, KA Sancaka dari Surabaya Dibatalkan Mendadak

Stasiun Gubeng Surabaya - www.flickr.com

– Banyak api (KA) Sancaka yang mengeluhkan pemberitahuan mendadak pada Jumat (4/9) pagi. Pasalnya, kereta tersebut tiba-tiba dibatalkan karena terdampak pengaturan jadwal ulang kereta api yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Sejumlah penumpang yang sudah terlanjur datang ke Stasiun Gubeng, Surabaya pun kecewa lantaran pemberitahuan baru disampaikan oleh KAI pada dini hari lewat pesan singkat (SMS) ke nomor telepon calon penumpang. Sebagai informasi, seharusnya dijadwalkan berangkat dari Stasiun Gubeng pada jam 08.15 WIB.

Lewat pesan singkat yang berisi pembatalan kereta tersebut KAI juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengembalikan 100% uang yang telah dibayarkan penumpang. Salah satu penumpang KA Sancaka, Pramitasari menyayangkan karena pemberitahuan tersebut mendadak. Ia mengaku baru memperoleh SMS pukul 01.30 WIB.

“Baru baca sekitar pukul 02.30. Untung biasanya ngecek pesan masuk juga yang di SMS,” kata penumpang yang hendak ke Yogyakarta tersebut, seperti dilansir Jawapos. Ia mengatakan, pemberitahuan pembatalan semacam itu seharusnya disampaikan lebih awal.

Sedangkan pihak Daop 8 Surabaya menjelaskan bahwa pembatalan keberangkatan kereta api terjadi karena adanya perubahan jadwal sejumlah kereta api. Pengaturan jadwal baru kereta api tersebut juga menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. “Memang ada yang terdampak perubahan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 8 Suprapto.

Lebih lanjut Suprapto mengungkapkan, pembatalan KA itu hanya berlangsung tanggal 4 September, dan kembali beroperasi tanggal 5 dan 6 September 2020. Setelah itu, KA tak akan beroperasi lagi seperti Jumat lalu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. “Karena itu, kami beri kesempatan untuk reschedule (penjadwalan ulang) bagi para penumpang,” jelasnya.

Pihak KAI Daop 8 Surabaya mengembalikan tiket secara penuh. Pengajuan klaim dibatasi hanya sampai 30 hari ke depan dan dapat dilakukan di stasiun atau lewat KAI Access. Dari proses perubahan jadwal KA, kini ada 13 rangkaian kereta yang beroperasi penuh.

Sedangkan kereta yang dibatalkan jumlahnya ada 3 rangkaian. “’Tiga kereta itu adalah Dharmawangsa Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen (Jakarta), KA Jayabaya relasi Malang-Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen, dan KA Majapahit relasi Malang-Pasar Senen,” tandasnya.