KAI Bakal Tutup Permanen Pintu Perlintasan Kereta Barat Stasiun Klaten

Supriyanto, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta - rri.co.id
Supriyanto, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta - rri.co.id

Klaten – PT Indonesia (KAI) Daop VI berencana untuk menutup pintu perlintasan api yang berada di sebelah barat Stasiun Klaten secara permanen. Penutupan pintu perlintasan itu akan dilakukan mulai Selasa (9/2) depan serta didasarkan demi keselamatan masyarakat dan KA terutama KRL Solo-Jogja.

“Mulai 9 Februari, kami menutup pintu perlintasan kereta api yang berada di barat Stasiun Klaten, saat ini sedang sosialisasi,” kata Manajer Humas KAI Daop VI Yogyakarta, Supriyanto, Rabu (3/2), seperti dilansir Tribunnews. “Pertimbangan yang lain, pintu perlintasan KA ditutup juga dekat dengan akses perlintasan sebelahnya, sehingga kami menutup pintu itu,” imbuh Supriyanto.

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan, dalam penutupan pintu perlintasan itu nantinya akan ditembok permanen. Tetapi, untuk sementara waktu akan dipasang pagar besi terlebih dahulu untuk menutup pintu tersebut. “Untuk teknisnya sementara akan dipagar besi, selanjutnya akan ditembok permanen, sehingga aman dan tidak ada yang menerobos,” jelas Supriyanto.

Ia mengimbau pada seluruh masyarakat yang akan memasuki pintu perlintasan kereta api untuk berhenti terlebih dahulu dan menengok kanan-kiri guna memastikan bahwa tak ada kereta api yang lewat. “Pesan kami, selalu berhati-hati saat melintas pintu perlintasan kereta api, ini untuk keselamatan masyarakat dan pengguna perjalanan kereta api,” bebernya.

Sementara itu, kereta listrik (KRL) Jogja-Solo kini sedang dalam tahap uji coba sampai tanggal 7 Februari 2021. KRL Jogja-Solo melewati 11 stasiun, yakni Jogja-Lempuyangan-Maguwo-Brambanan-Srowot-Klaten-Ceper-Delanggu-Gawok-Purwosari-Solo Balapan. Selama pandemi (Covid-19) ini kapasitas gerbong KRL mencapai 74 .

Tiap penumpang yang ingin mengikuti uji coba KRL Yogyakarta-Solo diwajibkan mendaftar secara online lewat KRL Access. Selain itu, tiap penumpang wajib mempunyai tiket yang sesuai untuk naik KRL. Masyarakat bisa memakai Kartu Multi Trip (KMT) yang dapat diperoleh dengan mudah di seluruh loket stasiun dengan Rp30.000, sudah termasuk saldo senilai Rp10.000. Di Stasiun Klaten, tiap penumpang KRL Jogja-Solo dipersilakan untuk masuk di pintu masuk stasiun. Dekat loket tersedia pembelian dan isi ulang kartu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*