Profil Stasiun Beos alias Stasiun Jakarta Kota (JAKK)

Beos adalah nama lain dari Jakarta Kota (JAKK), yakni sebuah utama yang berlokasi di kawasan kota tua, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Stasiun yang berada di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta ini terletak di ketinggian +4 mdpl.

Sebutan ‘Beos’ merupakan singkatan dari Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij, yakni Maskapai KA Batavia Timur dalam Bahasa . Ada juga yang mengatakan bahwa ‘Beos’ didapat dari singkatan Batavia En Omstreken yang memiliki arti ‘Batavia dan sekitarnya’. Hal ini dimungkinkan karena Stasiun Beos ketika itu menjadi jalan keluar dari Batavia menuju ke daerah sekitarnya, seperti Bekassie (Bekasi), Buitenzorg (Bogor), Parijs van Java (Bandung), Karavam (Karawang), maupun daerah lainnya.

Selain Beos, stasiun ini juga memiliki sebutan lain, yakni ‘Batavia Zuid’ yang artinya Stasiun Batavia Selatan. istilah Batavia Zuid mulai dikenal pada abad ke-19. Ketika itu, Batavia telah memiliki lebih dari 2 stasiun lainnya yang salah satunya diberi nama ‘Batavia Noord’ atau Stasiun Batavia Utara (berlokasi di sebelah selatan Museum Sejarah Jakarta).

Stasiun Jakarta Kota diperkirakan telah dibangun pada tahun 1870. Stasiun Beos dirancang oleh seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang bernama Frans Johan Louwrens Ghijsels. Ia dibantu oleh beberapa rekannya, Hein von Essen dan F. Stolts untuk menciptakan perpaduan teknik modern barat dengan bentuk tradisional pada Stasiun Beos. Di tahun 1926 hingga 1929, stasiun ini sempat ditutup akibat dilakukannya renovasi. Stasiun Jakarta Kota kini berstatus cagar budaya dengan dikeluarkannya surat keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tahun 1993.

Sejak tahun 2015 lalu, Stasiun Beos hanya tinggal melayani rute KRL Commuter Line menuju ke daerah-daerah di Jakarta dan sekitarnya seperti Tanjung Priok, Depok, Nambo, Bogor, dan Bekasi. Sedangkan kereta api yang dulunya memiliki terminus ke Stasiun Jakarta Kota dialihkan menuju ke Stasiun Pasar Senen untuk optimalisasi KRL.

Beberapa kereta yang tersisa di Stasiun Beos diantaranya adalah  KA Lokal Purwakarta (ke Stasiun Purwakarta), KA Lokal Cikampek (ke Stasiun Cikampek), KRL Blue Line atau Red Line (Bekasi Branch) ke Bekasi, KRL Red Line ke Bogor, KRL Red Line (Depok branch) ke Depok, KRL Pink Line ke Tanjung Priok, serta KRL Commuter Line Feeder ke Manggarai (via Kampung Bandan Bawah & Tanah Abang).