Profil Stasiun Jenar (JN), Purworejo, Jawa Tengah

Bagi Anda warga desa Bragolan, Ketangi, Bagelen, Wonosari dan sekitarnya pasti sudah tak asing lagi dengan Jenar. Meski namanya menggunakan kata ‘Jenar’, ini justru tidak bertempat di Desa Jenar. Jenar (JN) merupakan salah satu kereta api di wilayah Daerah Operasi VI Yogyakarta yang berlokasi di Desa Bragolan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, .

Stasiun yang berdiri di ketinggian +18 mdpl ini hanya berjarak sekitar 150 m dari Jalan Raya Purworejo – Wates. Sejak Stasiun Montelan tak beroperasi, otomatis Stasiun Jenar menjadi stasiun kereta api paling Barat di wilayah Yogyakarta.

Lokasi Stasiun Jenar yang berada pada titik keramaian menjadikan suasana di stasiun ini menjadi lebih hidup dibandingkan stasiun kecil lainnya di Purwodadi, seperti Stasiun Sentolo atau Stasiun Patukan. Pemandangan hijau dari hamparan sawah yang berpadu dengan latar belakang pegunungan nan indah sangat cocok untuk dijadikan destinasi kunjungan para Railfans.  

Stasiun Jenar memiliki 4 rel kereta api, yang mana 2 dan 3 digunakan sebagai langsung double track.  Beberapa kereta api yang masih dilayani oleh Stasiun Jenar diantaranya adalah KA Prambanan Ekspres (Prameks) relasi Solo Balapan – Prembun, KA Bogowonto relasi Lempuyangan Yogyakarta – Pasar Senen Jakarta, dan KA Jaka Tingkir relasi Solo Purwosari – Pasar Senen Jakarta.

Berikut selengkapnya keberangkatan kereta api dari Stasiun Jenar (JN) sesuai data Gapeka 2015,

Nama dan No. KA Rute Singgah di Stasiun Jenar
KA Prameks (274A) Prembun – Yogyakarta – Solo Balapan 06.33
KA Prameks (278A) Prembun – Yogyakarta – Solo Balapan 09.03
KA Prameks (290A) Prembun – Yogyakarta – Solo Balapan 19.32
KA Prameks (271A) Solo Balapan – Yogyakarta – Prembun 05.23
KA Prameks (273A) Solo Balapan – Yogyakarta – Prembun 07.31
KA Prameks (287A) Solo Balapan – Yogyakarta – Prembun 18.18
KA Bogowonto (161) Lempuyangan – Pasar Senen 09.53
KA Bogowonto (162) Pasar Senen – Lempuyangan 05.00
KA Jaka Tingkir (155) Pasar Senen – Purwosari 20.01

Seiring dengan perubahan jadwal kereta api yang ditetapkan oleh , peran Stasiun Jenar makin berkurang dari waktu ke waktu. Stasiun yang dibangun pada jaman kolonial ini kini sangat berbeda suasananya dibandingkan  pada era 90-an hingga awal tahun 2000-an. Ketika itu, Stasiun Jenar masih melayani penjualan kereta api jarak jauh seperti kereta api Progo, kereta api Serayu, kereta api Logawa, dan beberapa kereta api lainnya.