Profil Stasiun Kertosono (KTS), Stasiun Kereta Api di Ujung Timur Kabupaten Nganjuk

Kertosono (KTS)  berlokasi di Desa Banaran, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. yang berada di bawah kendali Daop VII Madiun ini terletak pada ketinggian +43 mdpl. Stasiun Kertosono disebut-sebut sebagai stasiun paling timur di kabupaten Nganjuk.   

Stasiun Nganjuk kini telah menggunakan sistem persinyalan elektrik. Stasiun ini memiliki total 7 aktif, dimana 1 dimanfaatkan sebagai sepur lurus ke arah timur dan 2 digunakan sebagai sepur lurus ke arah barat. Sedangkan untuk percabangan, diletakkan di sebelah Sungai Brantas.  Di depan Stasiun Kertosono juga masih tersisa rel kereta api menuju ke Pabrik Gula (PG) Lestari yang berada di Desa Patianrowo. ini dulunya digunakan untuk mengangkut gula dari pabrik menuju ke daerah lain lewat Stasiun Kertosono. Sayangnya, ke Patianrowo ini kini tak difungsikan lagi.

Teruntuk kereta api yang dijadwalkan singgah di Stasiun Kertosono jumlahnya ada sekitar 13 kereta api, yakni KA Bangunkarta, KA Gajayana, KA Malioboro Ekspres, KA Mutiara Selatan, KA Sarangan Ekspres, KA Krakatau, KA Brantas, KA Kahuripan, KA Logawa, KA Sri Tanjung, KA Rapih Dhoho, KRD Kertosono, serta KA Arjuna Ekspres. Masing-masing dan kereta-kereta yang singgah di Stasiun Kertosono tersebut dapat Anda lihat pada tabel di bawah ini :

Nama dan No. KA Kelas Tujuan Tiba Berangkat
Malioboro Ekspres (104) & Ekonomi AC Malang Kotabaru (ML) 00.24 00.27
Krakatau (166/167) Ekonomi AC Plus Kediri (KD) 01.55 01.58
Bangunkarta (56) Eksekutif Satwa Surabaya Gubeng (SGU) 02.24 02.27
KRD Kertosono (478) Ekonomi AC Surabaya Kota (SB) 04.45
Arjuna Ekspres (252) Ekonomi Surabaya Kota (SB) 05.46 05.49
Brantas (176) Ekonomi AC Kediri (KD) 05.57 06.00
Rapih Dhoho (449/442) Ekonomi AC Blitar (BL) 07.07 07.38
Rapih Dhoho (441/450) Ekonomi AC Surabaya Kota (SB) 07.36 08.12
Krakatau (165/168) Ekonomi AC Plus Pasar Senen (PSE) bersambung ke Merak (MER) 08.21 08.24
Kahuripan (182) Ekonomi AC Kediri (KD) 08.58 09.06
Rapih Dhoho (451/444) Ekonomi AC Blitar (BL) 10.37 11.10
Logawa (190/187) Ekonomi AC (PWT) 10.50 10.53
Sarangan Ekspres (143) Madiun (MN) 11.08 11.13
Malioboro Ekspres (102) Eksekutif & Ekonomi AC Malang Kotabaru (ML) 11.48 11.59
Malioboro Ekspres (101) Eksekutif & Ekonomi AC Yogyakarta Tugu (YK) 11.54 11.57
Sri Tanjung (194/195) Ekonomi AC Surabaya Gubeng (SGU) bersambungBanyuwangi Baru (BW) 12.15 12.18
Rapih Dhoho (443/452) Ekonomi AC Surabaya Kota (SB) 12.36 13.00
KRD Kertosono (477) Ekonomi AC Kertosono (KTS) 12.58
Logawa (188/189) Ekonomi AC Surabaya Gubeng (SGU) bersambung ke Jember (JR) 13.15 13.23
Brantas (175) Ekonomi AC Jakarta Pasar Senen (PSE) via Semarang Tawang (SMT) 13.36 13.39
KRD Kertosono (480) Ekonomi AC Surabaya Kota (SB) 14.00
Kahuripan (181) Ekonomi AC Bandung Kiaracondong (KAC) 14.16 14.19
Rapih Dhoho (453/446) Ekonomi AC Blitar (BL) 14.26 14.50
Sri Tanjung (196/193) Ekonomi AC Yogyakarta Lempuyangan (LPN) 14.58 15.05
Sarangan Ekspres (144) Bisnis Surabaya Gubeng (SGU) 15.03 15.07
Rapih Dhoho (445/454) Ekonomi AC Surabaya Kota (SB) 15.17 15.50
Bangunkarta (55) Eksekutif Satwa Jakarta Gambir (GMR) via Semarang Tawang (SMT) 17.20 17.23
Rapih Dhoho (455/448) Ekonomi AC Blitar (BL) 19.47 20.15
Rapih Dhoho (447/456) Ekonomi AC Surabaya Kota (SB) 19.56 20.39
Mutiara Selatan (131) Bisnis Bandung Hall (BD) 20.26 20.32
Arjuna Ekspres (251) Ekonomi Madiun (MN) 21.06 21.09
KRD Kertosono (479) Ekonomi AC Kertosono (KTS) 21.40
Malioboro Ekspres ()103 Eksekutif & Ekonomi AC Yogyakarta Tugu (YK) 23.44 23.47

Keterangan : tabel disusun berdasarkan data Gapeka 2015

Bangunan Stasiun Kertosono ini merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda. Diperkirakan pembangunan stasiun ini bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api dari Kertosono-Nganjuk-Madiun yang dikerjakan oleh Perusahaan Kereta Api milik Pemerintah Hindia Belanda, Staatsspoorwegen, dari tahun 1881 dan selesai pada tahun 1882.