Promo Sabtu-Minggu, Harga Tiket Kereta Bandara Soetta Diskon 50 Persen

Heru Kuswanto, Direktur Utama PT Railink - kumparan.com
Heru Kuswanto, Direktur Utama PT Railink - kumparan.com

JAKARTA – Kabar gembira bagi Anda yang ingin mencoba naik bandara menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pasalnya, PT Railink selaku operator publik tersebut memberikan diskon sebesar 50 persen di setiap akhir pekan, yaitu hari Sabtu dan Minggu, yang berlaku mulai 10 Maret 2018 sampai dengan 27 Mei 2018 mendatang.

Dengan diskon sebesar 50 persen ini, kereta Bandara Soekarno-Hatta yang semula Rp70 ribu per , menjadi Rp35 ribu per . diskon 50 persen ini berlaku untuk semua dan keberangkatan, mulai BNI City (Sudirman Baru), Batu Ceper, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Sama seperti prosedur pembelian tiket normal, calon penumpang bisa melakukan tiket PROSAMI (promo Sabtu Minggu) melalui internet booking di reservation.railink.co.id, mobile apps Railink, dan vending machine di stasiun untuk pembelian langsung pada hari yang sama. Tiket promo yang sudah dibeli tidak dapat ditunda maupun dibatalkan.

“Kami melihat KA Bandara Soekarno-Hatta ini berpotensi tidak hanya sebagai alat transportasi yang mengantarkan penumpang ke bandara, tetapi juga sebagai destinasi wisata keluarga,” ujar Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto. “Diharapkan dengan diberlakukan promo diskon 50 persen ini, KA Bandara Soekarno-Hatta bisa menambah alternatif liburan keluarga di akhir pekan sekaligus mengedukasi anak-anak dan generasi mudah untuk mencintai .”

Sementara itu, di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia () dikabarkan sedang melakukan kajian untuk memperpanjang relasi KA Bandara Soekarno-Hatta sampai ke Bekasi. Namun, untuk bisa memperpanjang rute ke sana, pola operasi rel harus diatur terlebih dahulu karena Bekasi sudah dilewati oleh KRL dan kereta jarak jauh.

“Nanti, kami atur pola operasinya sehingga kapasitas lintas bisa cukup. Jadi, nanti KA Bandara Soekarno-Hatta yang tadinya hanya sampai Stasiun Manggarai, akan diperpanjang sampai Bekasi,” ujar Direktur Operasional PT KAI, Slamet Suseno. “Namun, pengaturan pola operasi tersebut belum diketahui sampai kapan karena masih kajian.”