Promo Kawisata: Guru & Tenaga Medis Gratis Masuk Lawang Sewu & Museum KA Ambarawa

Totok Suryono, Direktur Utama PT KA Pariwisata - wartakota.tribunnews.com
Totok Suryono, Direktur Utama PT KA Pariwisata - wartakota.tribunnews.com

Semarang – PT Api (Kawisata) mengadakan khusus masuk Lawang Sewu Semarang dan Museum Ambarawa untuk guru dan tenaga medis atau . Promo tersebut berlaku sejak tanggal 16-30 November 2020. Pihak KAI Wisata memang sengaja mengadakan promo tersebut untuk mengapresiasi jasa para guru dan tenaga medis.

“Untuk menghormati dan menghargai guru dan tenaga medis yang merupakan para pahlawan tanpa tanda jasa,” kata Direktur Utama PT KAI Wisata Totok Suryono, Selasa (17/11), seperti dilansir Kompas.

Humas KAI Wisata Ilud Siregar menambahkan, promo didasari bahwa keberadaan guru merupakan sosok utama di garda terdepan pendidikan internasional. “Pendidikan adalah wadah fondasi yang sangat penting pencetak generasi bangsa. Sementara para tenaga medis atau kesehatan merupakan para pahlawan kemanusiaan pada masa pandemi COVID-19 saat ini. Mereka yang berada di garis terdepan tidak hanya mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga, namun rela mengorbankan risiko kesehatannya demi keselamatan orang lain,” jelas Ilud.

Lebih lanjut Ilud menjelaskan, para tenaga medis dan guru yang hendak menikmati promo tiket gratis tersebut harus memenuhi sejumlah syarat. Misalnya saja ketika berkunjung mereka perlu menunjukkan ID card dan fotokopi atau surat keterangan ID card yang masih berlaku yang menyatakan bahwa mereka merupakan guru atau tenaga medis.

Ilud menambahkan, para tenaga medis dan guru tak perlu khawatir ketika hendak mengunjungi objek wisata Lawang Sewu Semarang dan Museum Kereta Api Ambarawa lantaran pihak Kawisata telah menerapkan protokol kesehatan 3M untuk pencegahan penyebaran (Covid-19). “Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat bagi para pengunjung di Museum Lawang Sewu dan Museum Kereta Api Ambarawa,” terang Ilud.

Selain itu, pihak Kawisata juga masih menerapkan kapasitas 50% dari total daya tampung dari Lawang Sewu Semarang dan Museum Kereta Api Ambarawa selama masa new normal ini. “Kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga Jarak, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tandasnya.