Proyek Perluasan Stasiun Manggarai Bikin Perjalanan KRL Jadi Sering Terlambat

Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI - www.cnnindonesia.com
Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI - www.cnnindonesia.com

Tangerang – Selama ini banyak yang mengeluhkan keterlambatan listrik (KRL) atau commuter line semua jurusan dari dan menuju Manggarai. Rupanya keterlambatan itu disebabkan karena adanya pekerjaan perbaikan, yakni perluasan Stasiun Manggarai, Selatan.

“Soal keterlambatan itu karena memang pasti ada masalah di KRL-nya. Saat ini juga sedang ada pekerjaan perluasan di Stasiun Manggarai sedang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kita dukung itu. Karena tampungannya sudah harus semakin melebar,” kata Edi Sukmoro di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, Kamis (18/7), seperti dilansir Beritasatu.

Lebih lanjut Edi mengungkapkan bahwa pihak PT Indonesia (KAI) berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir keterlambatan perjalanan KRL yang menyebabkan para tak dapat berangkat dan tiba di stasiun sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Adanya proyek stasiun tersebut membuat kami harus membatasi kecepatan semua kereta api yang akan melintasi Stasiun Manggarai, dari KRL, Kereta Bandara, dan KA komersial antarkota. Kalau tidak akan terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan. Kita berusaha agar cepat selesai sehingga ketepatan waktu bisa dicapai kembali oleh KRL,” sambung Edi.

Pembatasan kecepatan kereta api yang melintas diberlakukan tidak melebihi 20 km per jam, oleh sebab itu durasi perjalanan menjadi lebih lama dari biasanya karena seluruh KA pun akan lebih lama menunggu giliran untuk memasuki Stasiun Manggarai. Kondisi itu yang menurut Edi membuat perjalanan kereta api ketika hendak melintasi Manggarai jadi lebih lama.

Edi menerangkan, jumlah penumpang KRL mengalami peningkatan yang sangat tajam hingga 1.154.000 per hari dengan 995 perjalanan. “Pada tahun 2018 kita mengangkut 428 juta penumpang, sedangkan tahun sebelumnya sebesar 394 juta penumpang. Kita akan terus meningkatkan agar jumlah penumpang meningkatkan dan bisa mengurangi kemacetan serta penggunaan kendaraan pribadi,” ungkapnya.

Dengan jumlah penumpang yang sebanyak itu, kepadatan menuju Stasiun Manggarai pun menjadi tak terelakkan. “Target Manggarai selesai pengerjaan itu nanti dikonfirmasi ke Dirjen Perkeretaapian saja. Karena yang mengerjakan mereka kita hanya support agar cepat selesai,” tandas Edi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*