PT KAI Gunakan Kemasan Makanan & Minuman Berbahan Ramah Lingkungan

PT KAI gunakan kemasan berbahan ramah lingkungan pada produk makanan & minuman yang dijual - rm.id

Jakarta (KAI) berkomitmen untuk mendukung dalam mengurangi sampah plastik dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan pada produk dan yang dijual dalam KA. menggunakan kemasan berbahan dasar kertas, serat jagung, dan serat tebu untuk wadah berbagai menu makanan yang disajikan.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menegaskan bahwa pihaknya menggunakan kemasan makanan dari bahan yang ramah lingkungan dan terus berupaya untuk mengurangi penggunaan bahan plastik. “Hal ini dilakukan untuk mengurangi produksi sampah plastik yang sulit diurai oleh proses alam,” papar Joni di Jakarta, Jumat (28/1), seperti dilansir dari Antara.

Pihak KAI sendiri kabarnya telah menggunakan kemasan makanan dan minuman yang ramah lingkungan sejak tahun 2018 lalu. Secara bertahap, PT KAI meminimalisir pemakaian bahan dasar plastik dan menggantinya dengan bahan dasar yang mudah terurai.

Lebih lanjut Joni menyampaikan, KAI Services selaku pengelola restoran menggunakan jenis kemasan ramah lingkungan pada menu makanan seperti Nasi Goreng Parahyangan Legend, Nasi Ayam Geprek, Train Chicken, Nasi Rames Nusantara, Nasi Sei Sapi, Mie Godog, Mie Goreng Jawa, Sotoka, dan Bakso Enak. Hal serupa pun dapat ditemukan pada menu minuman berupa teh, kopi, kopi susu, cappucino, wedang uwuh, teh jahe, dan coklat.

“Pelanggan tidak perlu ragu menikmati hidangan KA. Karena selain hidangannya nikmat, pelanggan juga dapat membantu melestarikan lingkungan karena KAI menggunakan kemasan makanan yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Dengan menggunakan kemasan makanan yang berbahan ramah lingkungan, KAI turut mendukung komitmen pemerintah dalam mengurangi sampah plastik di Indonesia sebesar 30% dan mengolah 70% sampah pada tahun 2025. Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk menghijaukan Indonesia melalui Hijaukan Indonesia serta menyukseskan program G20.

“KAI terus menggencarkan penghijauan baik di area , perkantoran, maupun produk KAI yang ramah lingkungan lainnya sebagai dukungan dari gerakan BUMN Hijaukan Indonesia,” tandas Joni. Sepanjang 2021-2022, KAI telah melakukan penanaman 28.697 pohon di stasiun, perkantoran, dan lingkungan masyarakat yang berada di sejumlah area kerjanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*