PT KAI Siagakan 1.400 Petugas di Sejumlah Titik Rawan Perlintasan Kereta Api

Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI - www.cnnindonesia.com
Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI - www.cnnindonesia.com

– Dalam rangka meminimalisir terjadinya kereta selama masa Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) yang bertepatan dengan musim penghujan ini, PT Indonesia (KAI) menyiagakan sejumlah untuk menjaga kereta yang termasuk dalam titik rawan bencana.

Menurut Direktur Utama (Dirut) , Edi Sukmoro, ada sekitar 1.400 petugas yang dikerahkan untuk berjaga di sejumlah titik rawan yang ada di jalur rel kereta api. Adapun titik rawan tersebut disebabkan oleh faktor alam seperti daerah rawan longsor, ambles, dan banjir.

“Kami secara menyeluruh mengerahkan petugas untuk menjaga titik-titik rawan itu. Selain titik rawan karena alam, juga ada titik rawan non teknis seperti titik rawan perlintasan sebidang yang selalu diawasi,” ujar Edi Sukmoro di Balapan Solo, Kamis (27/12), seperti dilansir Liputan6.

Dengan disiagakannya ribuan petugas penjagaan tersebut diharapkan dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tak diinginkan di sejumlah titik rawan di jalur kereta api. Di samping itu, dengan adanya petugas yang berjaga di titik-titik rawan pun dapat lebih mempercepat koordinasi penanganan apabila memang benar terjadi bencana.

“Jika ada petugas yang berjaga dan mengawasi di titik rawan maka jika terlihat indikasi apapun itu akan bisa cepat dilaporkan untuk penanggulangannya. Apalagi cuaca sekarang sudah musim hujan, semoga cuacanya tidak ekstrim dan tidak hujan deras terus karena itu yang dikhawatirkan. Selain mengerahkan petugas KAI, kami juga bekerja sama dengan pihak terkait menyiagakan lebih dari 6.000 polisi dan TNI dalam rangka ikut pengamanan,” papar Edi.

Pihak PT KAI pun melakukan pengecekan di sejumlah jalur kereta dan stasiun dengan memakai kereta inspeksi. Inspeksi ini bukan hanya dilaksanakan di jalur utara, tetapi juga jalur selatan. “Kami melakukan pengecekan dengan kereta inspeksi dari jalur utara dan jalur selatan. Ini kita sekarang masuk jalur selatan. Pengecekan ini untuk meyakinkan apakah stasiun-stasiun yang dilalui nanti untuk saudara-saudara kita itu sudah dalam kondisi siap dan aman,” tegasnya.