PT KAI Tepis Kabar Perselisihannya dengan Pelindo II

selaku Dirut PT ( Indonesia) membantah tudingan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli perihal adanya pertentangan antara PT Kai dengan II (PT Pelabuhan Indonesia) terkait jalur di Pelabuhan Tanjung Priok – . “Saya sih tidak merasa ada masalah dengan Pelindo II,” konfirmasinya pada awak media, kemarin (25/8).

Edi menceritakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pelindo II terkait rencana pembangunan penghubung tersebut. Nantinya jalur ini akan dibangun sepanjang 1 kilometer yang menghubungkan Kereta Logistik Pasoso dengan Pelabuhan Tanjung Priok (Terminal JICT/ Koja). Proyek ini sebenarnya sudah digagas sejak lama, namun belum segera direalisasikan karena masih terkendala masalah lahan. “Dulunya (jalur KA) mau dibuat (oleh) Ditjen Kereta Api, tapi tidak bisa jalan. Akhirnya, dialihkan ke kami. Juli kemarin, kami sudah disurati oleh Pak Menhub (Menteri Perhubungan Ignatisius ) untuk melanjutkan proyek ini,” tutur Edi.

Sebelumnya, kabar tentang perseteruan PT KAI dan pelindo II didapati dari penyataan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli. “Dari dulu berantem antara Pelindo (II) dan PT Kereta Api. Pelindo nggak mau ada barang masuk ke tempat loading and uploading karena mungkin bisnisnya, kalau ada kereta api, bisa berkurang,” ujar rizal dalam konferensi pers di kantornya. Ketika itu, Rizal membahas tentang solusi untuk mengatasi membengkaknya dwelling time (waktu untuk bongkar-muat barang) di pelabuhan yang bisa diatasi dengan membangun jalur KA barang langsung ke pelabuhan.