Rail Clinic Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Stasiun Barat Madiun

Magetan – PT Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun, Jawa Timur mengadakan bakti sosial dengan memberi dan sosialisasi keselamatan kereta api di Barat, Selasa (8/11) siang.

Yosita selaku Vice President Daop 7 Madiun mengungkapkan jika aktivitas tersebut termasuk dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diwujudkan dalam pelayanan kesehatan gratis dengan memanfaatkan unit kereta kesehatan Rail Clinic untuk para masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rel.

“Pelayanan kesehatan yang dapat dinikmati masyarakat di dalam Rail Clinic adalah pelayanan kesehatan tingkat pertama. Di antaranya, pemeriksaan umum, gigi, kehamilan, serta pelayanan kefarmasian,” ujar Yosita.

Lebih lanjut Yosita menjelaskan bahwa tim kesehatan yang disiagakan di Rail Clinic Stasiun Barat berasal dari pegawai internal PT KAI. Sementara itu jumlah pasien yang diberikan pelayanan kesehatan sekitar 300 pasien dari 3 desa, yaitu Kelurahan Tebon, Mangge, dan Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Selain itu, pihak KAI juga memberikan penyuluhan kesehatan, sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api, syarat dan cara naik kereta api, dan sosialisasi tata cara persewaan lahan atau bangunan PT KAI.

Dengan adanya layanan kesehatan gratis ini, KAI mengharapkan warga di sekitar rel bisa lebih mencintai kereta api dan turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api. “Harapannya, masyarakat sekitar rel lebih mencintai kereta api. Sehingga perjalanan kereta api aman, dan bermanfaat bagi masyarakat pengguna jasa kereta api maupun yang berada di sekitar jalur kereta api,” ujar Yosita.

Rail Clinic sendiri diwujudkan atas kesadaran PT KAI terkait rendahnya layanan kesehatan untuk masyarakat pedesaan. Mulai diresmikan pada 12 Desember 2015 lalu, Rail Clinic telah melayani masyarakat di berbagai lokasi seperti Yogyakarta, Cirebon, Surabaya, dan Jember. Pada 22 November 2016 mendatang layanan Rail Clinic akan dilanjutkan di Stasiun Peterongan.