Ratusan Pohon Hijaukan Taman di Bawah Jalur Kereta Api Jakarta

Jalur hijau di DKI Jakarta

JAKARTA – Pada hari Minggu lalu, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Nandar Sunandar, mengatakan pihaknya telah siap untuk segera membangun taman di bawah jalur dari menuju ke , Jakarta.

“Nanti konsep RTH (ruang terbuka hijau)-nya disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan sekitar,Ada 658 pohon yang akan ditanam di sana” ujar Nandar kepada Tempo (7/9/2014). Pihaknya telah menunjuk tim untuk melakukan survei taman di lokasi yang sudah disepakati tersebut.

Tetapi untuk sementara, Dinas Pertamanan sudah terlebih dahulu merencanakan penanaman pohon di sepanjang jalur tersebut. Pohon-pohon tersebut rencananya akan ditanam di atas sepanjang 4.266 meter dibawah rel , dengan jarak sekitar 5 meter antar pohon. Pohon yang akan ditanam antara lain pohon tanaman kupu-kupu, pohon kamboja, dan pohon glodokan. Nandar menambahi , “Kami akan tanam berbagai macam pohon dengan tinggi tak lebih dari 4 meter” .

Masih menurut keterangan Nandar, Dinas Pertamanan akan segera melakukan penanaman pohon setelah proses dan pembersihan selesai pada 10 September mendatang, Alasannya menurut penuturan Nandar supaya kawasan menjadi steril dan bersih. “Agar kawasan itu tidak terganggu lagi,” tambahnya.

Berdasar data yang didapatkan dari , di sepanjang jalur yang akan ditertibkan itu sebelumnya terdapat 685 kios. Kini, Semua kios sudah ditertibkan dan yang tersisa hanya tinggal puing-puing bangunan.

Terkait para yang digusur, Manager Senior Humas Daop I , Agus Komaruddin, mengatakan bahwa para yang hari ini ditertibkan PT KAI tidak akan mendapat ganti rugi. “Kami tidak memberikan ganti rugi apa-apa,” Ujarnya. Sebab, sudah tidak ada kontrak yang berlaku antara PT KAI dengan setempat.

Agus menyatakan bahwa lahan di bawah jalur rel layang milik KAI itu memang awalnya disewakan PT KAI kepada sekumpulan pedagang yang mengatasnamakan Mega Spare Part. Kontrak dimulai sejak tahun 2007 dengan kesepakatan sharing profit alias bagi hasil. Namun, kontrak diakhiri pada 2011 karena PT. KAI ingin mengalih fungsikan lahan menjadi lahan hijau. (fie)

Tentang Masinis 182 Articles
Memulai karir menulis sejak duduk di bangku SMP sebagai layouter dan redaktur, dan membawa proses kepenulisannya hingga di bangku kuliah. 10 tahun terakhir aktif sebagai tenaga desainer di sebuah perusahaan yang berpusat di Malang. Beberapa tahun terakhir menjadi penumpang setia kereta api pagi rute Malang-Surabaya yang berangkat dari Stasiun Kotabaru jam 04.20 setiap hari. Sejak itu, penulis tertarik dengan segala hal tentang kereta api dan sistem transportasi publik.