Reaktivasi Jalur Bandung-Bogor Rampung 2019 Mendatang

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikabarkan akan menghidupkan kembali atau reaktivasi kereta dari Bogor menuju Bandung dan sebaliknya. Rencananya, reaktivasi yang menghubungkan Cianjur ke Padalarang tersebut ditargetkan bisa rampung pada tahun 2019 mendatang.

Menurut Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Buditjahjono, reaktivasi tersebut untuk memperpanjang perjalanan sehingga bisa mencapai Kota Bandung. Pasalnya, selama ini, jalur yang aktif dari Stasiun Bogor hanya mencapai Stasiun Cianjur. “Untuk jalur Bogor-Cianjur dan jalur Padalarang-Bandung sudah beroperasi. Yang belum beroperasi adalah lintas Cianjur-Padalarang,” jelas Prasetyo.

“Meski saat ini sudah ada rel eksisting, namun masih perlu perbaikan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian di sepanjang jalur tersebut, mulai dari stasiun, rel, sampai terowongan.,” sambung Prasetyo. “Secara umum, target reaktivasi lintasan Cianjur-Padalarang adalah pada tahun 2019 mendatang.”

Untuk tahun 2017 ini, ditambahkan Prasetyo, hanya dilakukan penggantian rel dan bantalan sepanjang 6 kilometer. “Sisa akan dilanjutkan pada tahun 2018 hingga 2019,” imbuh Prasetyo.

Sebelumnya, Direktur Utama (), Edi Sukmoro, memang telah mengatakan bahwa pihaknya berencana mengaktifkan kembali jalur kereta api dari Cianjur menuju Bandung. Hal tersebut dilakukan untuk mempersingkat perjalanan dari Bogor dan sekitarnya yang hendak bepergian ke Kota Kembang.

“Namun, untuk kembali mengaktifkan jalur ini, diperlukan sejumlah perbaikan, salah satunya perbaikan jalur karena mengingat medan yang dilalui menanjak tajam dan turunan curam,” ujar Edi. “Ini harus diperbaiki, karena kemiringan yang cukup tinggi, selain penggantian trek.”

Ditambahkan Edi, untuk awalnya, aktivasi jalur kereta api tersebut akan diperuntukkan kereta penumpang, dan menyusul kemudian kereta . “Utamanya kereta penumpang dulu, tetapi kalau bisa, ya diangkut juga,” kata Edi.